Gubernur Khofifah Ungkap Daerah Siap PTM 100% di Jatim, Ini Daftarnya

0
315
Gubernur Khofifah meninjau PTM di Gresik, Selasa 4/1/2022.

Surabaya | Nawacita – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa menyampaikan sebaran daerah yang dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jawa Timur lewat Instagram-nya. Tentunya dengan tetap mempertimbangkan kasus COVID-19 di Jawa Timur. 

Ada tiga kategori daerah, yang mana kategori 1 (berwarna hijau), kategori 2 (berwarna kuning) dan kategori 3 (berwarna merah). Dalam postingannya, beliau menyampaikan bahwa PTM Terbatas untuk Siswa Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) akan dilaksanakan dengan ketentutan yang berbeda untuk masing-masing kategorinya. 

Kategori pertama, PTM Terbatas dilaksanakan setiap hari dengan jumlah siswa 100% dari kapasitas kelas, dengan lama belajar paling lama 6 jam/ hari @ 45 menit dengan waktu istirahat 15 menit. Daerah di Jawa Timur yang termasuk dalam kategori satu antara lain Surabaya, Batu, Malang, Kediri, Mojokerto, Blitar, Madiun, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Kab. Malang, Kab. Kediri, Kab. Jombang, Kab. Gresik, Kab. Madiun, Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Tulungagung, Kab. Trenggalek, Kab. Magetan, dan Kab. Pacitan.

Sementara untuk kategori kedua, PTM Terbatas juga dilaksanakan setiap hari namun dengan jumlah siswa 50% dari kapasitas kelas. Lama belajar yang sama dengan kategori pertama yaitu selama 6 jam/hari dengan waktu istirahat 15 menit. Untuk kategori kedua masih menggunakan sistem shift yang disesuaikan dengan kondisi tiap sekolah. Daerah yang termasuk dalam kategori kedua antara lain Kab. Tuban, Kab. Probolinggo, Kab. Ngawi, Kab. Pasuruan, Kab. Nganjuk, dan Kab. Lumajang.

Untuk kategori terakhir, yakni kategori ketiga, PTM Terbatas juga dilaksanakan setiap hari namun dengan jumlah siswa 50% dari kapasitas kelas. Untuk lama belajar pada kategori 3 hanya diperbolehkan selama 4 jam/ hari dengan pengaturan shift yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing dan tanpa waktu istirahat. Daerah yang termasuk dalam kategori 3 antara lain Kab. Ponorogo, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Jember, Kab. Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Sumenep, dan Kab. Pamekasan.

Bersamaan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang PTM Terbatas di Jawa Timur bagi SMA/SMK/SLB di Jawa Timur, Khofifah juga menegaskan bahwa kantin sekolah belum diperbolehkan beroperasi. Sementara itu, untuk menjaga landai kasus COVID-19, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa menegaskan agar seluruh siswa tetap menerapkan protokol kesehatan. Berya/mg3

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY