Partai Golkar Prihatin 4 Kadernya Terjerat Masalah Korupsi

0
64
Ahmad Doli Kurnia Waketum DPP Partai Golkar. Foto : Alma / Nawacita

Jakarta, Nawacita – Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut prihatin terhadap empat kader Partai Golkar yang terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi. Namun, Doli menegaskan bahwa apa yang terjadi tidak ada keterlibatan partai Golkar, murni dari masing-masing individu kader.

“Saya kira itu adalah masalah pribadi masing-masing kader, itu bukan kebijakan partai Golkar,” kata Doli, saat diwawancarai di DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Lebih lanjut, Doli mengatakan, sebagai negara hukum, ia meminta asas praduga tak bersalah alias presumption of innocence kepada setiap tersangka harus dipegang. Selama belum terbukti, ia menyebut para kader yang terjerat belum bisa disebut bersalah.

“Prosesnya kan masih panjang. Oleh karena itu kita serahkan mekanismenya pada mekanisme yang berlaku. Kita hormati proses hukum para penegak hukum,” ucapnya.

Namun, Doli menegaskan, Golkar tetap memberikan bantuan hukum lewat Badan Hukum dan HAM Partai jika kader tersebut membutuhkan bantuan.

“Kami bertekad dengan beberapa peristiwa itu, tentu akan menjadi menambah upaya kami untuk lebih intensif mengantisipasi agar kader kami tidak terjebak lagi dengan masalah hukum,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam waktu tak terpaut jauh sudah ada 4 kader Partai Golkar yang dijerat masalah hukum di KPK. Mulai dari Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang dicokok Kejaksaan Agung. Lalu Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar Azis Syamsuddin yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, anak Alex Noerdin sekaligus Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022 Dodi Reza, serta Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra yang juga ditangkap KPK.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY