Kabar Baik, Koperasi UMKM dan IKM Bisa Supplay ke BUMN

0
170
Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman Hanung.

Jakarta, Nawacita – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) dengan Kementerian Perindustrian, dan Kementerian BUMN melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman. Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman Hanung mengatakan, terdapat sembilan UMKM atau IKM yang dapat bermitra dengan enam BUMN senilai Rp52 miliar.

“Terdapat sembilan UMUM stay IKM yang dapat bermitra dengan enam BUMN dengan estimasi kerja sama senilai Rp52,23 miliar,” kata Hanung, dalam penandatanganan nota kesepahaman yang disiarkan melalui YouTube, Jumat, (3/9/2021).

Hanung menyampaikan tujuan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman guna mendorong koperasi, UMKM dan IKM masuk dalam rantai pasok BUMN.

Selain itu, agar koperasi, UMKM, dan IKM memiliki landasan hukum dalam rantai pasok kepada BUMN. Serta mendorong koperasi, UMKM serta IKM masuk dalam rantai pasok global.

“Langkah nyata untuk menerapkan program ini salah satunya dengan mengembangkan UMKM masa depan berbasis teknologi seperti yang dilakukan oleh LPP KUMKM Smesco dengan PT Telkomsel, PT BRI Persero dan BNI Tbk,” kata
Lebih lanjut, Hanung menjelaskan saat ini ada enam BUMN yang akan bermitra dengan koperasi dan UMKM diantaranya  PT Pertamina, PT PLN, PT kimia Farma, PT Krakatau steel, perum perhutani dan PT RNI.

“Adapun koperasi dan UMKM lainnya yang mendaftar atau masih dalam tahap seleksi dan verifikasi oleh BUMN,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY