Umroh sudah dibuka, Jamaah Indonesia Belum Bisa Berangkat

0
140
Konsul Haji KBRI Jeddah saat bertemu dengan Wakil Menteri Bidang Haji dan Umrah Arab Saudi pada Rabu (11/8/2021).

Jakarta, Nawacita – Pemerintah Arab Saudi saat ini telah membuka kembali pelaksanaan ibadah umrah bagi sejumlah negara. Konsul Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang mengatakan Indonesia masih belum bisa mengirimkan jemaah, karena masih berstatus suspend  bersama sembilan negara lain dan kondisi Covid-19 di Tanah Air yang masih tinggi.

Hal tersebut diungkapkan setelah pertemuan antara KJRI Jeddah dan Wakil Menteri Bidang Haji dan Umrah Arab Saudi pada Rabu (11/8/2021).

“Terkait masalah umrah masih belum bisa terealisasi,” kata Endang, saat dihubungi, Kamis (12/8/2021).

Selain itu, ia menjelaskan faktor lain yakni terkait status vaksin Sinovac yang masih dianalisis oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

“Kemungkinan dalam waktu dekat setelah Vaksin China di Standar oleh Kemenkes Arab Saudia, dan Covid di Indonesia Stabil,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, kata Endang, juga menegaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi lebih memprioritaskan keselamatan dan kesehatan jemaah dalam pengaturan penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi. Keselamatan dan kesehatan menjadi hal utama, bukan kepentingan ekonomi dan bisnis semata.

“Pelaksanaan ibadah umrah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, misalnya: transportasi dalam kota hanya diisi 50% dari total kapasitas normal, dan akomodasi hotel dibatasi dua orang per kamar,” tegasnya

“Untuk alasan keselamatan juga, kebijakan penangguhan masih diberlakukan, khusunya bagi negara yang penyebaran virus Covid-19 nya dinilai masih tinggi,” tambahnya.

Ada 30 negara yang masih ditangguhkan masuk ke Kerajaan Arab Saudi, antara lain: India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon, Vietnam, Korut, Korsel, dan Afganistan.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY