4 Pendamping diamankan Terkait Pemotongan Bansos di Tangerang

0
97
Mensos Risma

Jakarta, Nawacita – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya saat ini tengah memproses oknum pendamping yang diduga melakukan potongan terhadap penerima bantuan sosial di Kota Tangerang. Ia mengaku, temuan tersebut juga tengah didalami oleh pihak kepolisian.

“Kemarin malam langsung warga diajak ke polsek kemudian dimintain keterangan. Semuanya nanti sekarang lagi diproses, untuk yang hubungan dengan kemensos lagi di proses (kode etik),” kata Risma, saat diwawancarai di Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Risma menyebut, kasus pemotongan ini tidak hanya terjadi di Kota Tangerang saja, namun juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun, mantan Wali Kota Surabaya itu tidak menjelaskan secara rinci daerah mana saja adanya temuan tersebut.

Sampai saat ini, Risma menyampaikan pihaknya sudah memproses empat orang, oknum pendamping yang memotong bantuan sosial.

“Lupa, ada 3 apa 4 gitu di luar yang kemarin. Sekarang ada yang kita proses,” ucapnya.

Lebih lanjut, guna mencegah pemotongan di daerah lain Risma akan merubah sistem penyaluran bantuan agar langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima bantuan sosial.

Kemensos akan segera meluncurkan sebuah software hasil kerja sama dengan Bank Indonesia yang akan segera diluncurkan, tepatnya pada 17 Agustus 2021 mendatang.

“BI nawarkan yaudah kami pake punya BI dan Insya Allah kami akan launching tanggal 17 Agustus,” ujar Risma

Sebelumnya, Risma melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Kota Tangerang pada Rabu, 28 Juli 2021, kemarin.

Dalam sidak tersebut, Risma geram karena menemukan penerima bansos yang dipotong oleh pendamping di wilayah Karang Tengah, Kota Tangerang.

“Kamu dananya dipotong oleh siapa? Sebut namanya, kamu jangan takut ada polisi di sini yang siap menindaklanjuti,” ucap Risma pada penerima bansos.

Warga tersebut bernama ibu Wowoh yang tinggal di gang kawasan Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Ia mengaku pernah dimintai Rp 50 ribu untuk mendapatkan bantuan sosial dari Kemensos beberapa waktu lalu.

“Ada orang saya dimintai uang tunai Rp 50 ribu. Tapi sampe sih bantuannya ke saya, awalnya emang agak ribet, bolak-balik gitu,” jelas Wowoh kepada Risma.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY