Erick Thohir: Jangan Nomor Duakan Turis Domestik

0
786

Nawacita | JAKARTA – Kementerian BUMN bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepakat untuk merevitalisasi kembali kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa melalui pembentukan Joint Venture Kota Tua-Sunda Kelapa.

Joint venture itu terdiri dari PT Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan JV itu diarahkan untuk membangun pasar turis lokal atau domestik di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional. Fokus pada pembangunan turis lokal itu, menurut Erick, berdasar pada data tren turis domestik yang berada pada kisaran 78 persen secara nasional.

Sudah saatnya kita membangun destinasi turis lokal, kita tidak boleh hanya berfokus pada turis internasional,” kata Erick di kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2021). 

“BUMN terus membangun destinasi untuk turis lokal seperti di Lampung, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat dan lainnya karena 78 persen kunjungan pariwisata itu didominasi oleh turis lokal, oleh karena itu, kita tidak segan-segan memastikan membangun fasilitas yang friendly bagi turis lokal,” tutup Erick.

Sementara itu, Arya Kuntadi Ketua Bidang 4 (BUMN dan Perhubungan) BPP HIPMI mendukung penuh dibangkitkannya pariwisata berskala lokal melibatkan BUMN. Khususnya program joint venture yang dibangun oleh Kementerian BUMN dan DKI Jakarta. Dengan cara ini pengusaha lokal juga ikut berpartisipasi aktif mempromosikan destinasi Kota Tua Jakarta melalui jaringan pengusaha muda. “Upaya seperti ini wajib kita dukung agat potensi pariwisata lokal bisa terus dikembangkan seperti Kota Tua Sunda Kelapa Jakarta ini,” terang pengusaha muda yang akrab disapa Arkun ini.

Selanjutnya, pihaknya akan mendorong optimalisasi pariwisata lokal tak hanya di Jakarta tapi juga seluruh Indonesia. Melalui sinergi BUMN, Pemda dan tentunya pengusaha lokal. “Wisata dalam negeri seperti ini jika digarap bareng dan saling berjejaring maka ekonomi dalam negeri akan tumbuh pesat meskipun dalam situasi berat seperti saat ini,” pungkas Arya Kuntadi. hms/bdo

LEAVE A REPLY