Warga Perumahan Untag”Wadul” ke Komisi C, Pompa disediakan Pemkot Tidak Berfungsi

0
605

Surabaya, Nawacita – Komisi C DPRD Kota Surabaya lakukan hearing dengan warga perumahan dosen Untag di daerah semolawaru yang terus menerus dilanda banjir jika musim musim tiba ), selasa ( 27/04/2021)

Bahkan salah satu warga di perumahan dosen untag tergenang mencapai 2 meter lebih

Menurut Aning Rahmawati S.T yang juga wakil ketua komisi C , sebelumnya saya juga terjun kelokasi di Semolowaru

“Jadi apa dirasakan oleh warga perumahan memang betul yaitu aliran air dari arah barat atau ke kampus tidak bisa mengalir kearah timur atau semolowaru.” Ungkap Aning Rahmawati.

Bisanya hanya mengalir kearah selatan ke perumahan dosen karena dibawah jembatan depan perumahan yang berfungsi sebagai jalan itu ada box culvert besar yang menutupi aliran air.

Menurut Aning Rahmawati, jika melihat sistem Bappeko, itu dibuat sistem talang box culvert sehingga jika batas air melebihi talang.
Diharapkan bisa mengalir ke timur Semolowaru.

Namun fakta di lapangan, ternyata air sama sekali tidak pernah mengalir ke timur. akan tetapi justru mengalir ke arah selatan ke perumahan dosen Untag,” ungkap wakil ketua komisi C DPRD kota Surabaya, Aning Rahmawati

Untuk Banjir di perumahan dosen Untag sudah berlangsung 4 tahun lamanya sejak 2017, dikarenakan dampak proyek Box culvert dari jembatan semolowaru disisi timur airnya kering sama sekali.” tambahnya

Lebih lanjut Aning Rahmawati mengatakan, benar Dinas PU Bina Marga Kota Surabaya sudah membangun pompa air di Semolowaru, untuk memompa air dalam box culvert sisi timur, tapi airnya kering karena air mengalir ke sisi selatan yang mengakibatkan perumahan dosen Untag biar musim kemarau juga terendam air.

“ kenapa warga hearing di Komisi C karena memang sudah berdampak selama 4 tahun, karena Pompa yang di sediakan Pemkot tidak berfungsih menyelesaikan banjir”kata politisi PKS Kota Surabaya ini.

Selanjutnya Aning Rahmawati mengatakan, bahwa Komisi C memberikan rekomendasi hasil hearing dengan warga perumahan dosen Untag yaitu, dalam mengatasi banjir di Semolowaru akan dilkukan kajian oleh Untag bersama Pemkot Surabaya, kajian diberikan waktu dua Minggu, Pemkot Surabaya harus memasang pompa portable untuk mengatasi banjir di RW03 dan RW06 Kelurahan Semolowaru.

Sementara warga perumahan dosen Untag Semolowaru, M. Soleh mengakui, akibat proyek box culvert di Jembatan Semolowaru Kelurahan Sukolilo banjir selama 7 tahun selalu menghantui perumahan dosen Untag.

M, Sholeh Berharap kajian yang dilakukan Untag dan Pemkot Surabaya dalam mengatasi banjir di Semolowaru bisa secepat mungkin selesai biar rumah warga tidak tergenang terus,” tutupnya

Dny

LEAVE A REPLY