Korban Bencana Alam NTT Akan Dapat Santunan 15 Juta

0
190
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menyampaikan keterangan Pers di kantornya, Rabu malam (7/4/2021). Foto : Alma Fikhasari/nawacita.co

Jakarta, Nawacita – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapatkan santunan sebesar 15 juta bagi korban meninggal dunia dan 5 juta bagi korban luka-luka. Hal itu diungkapkan Risma saat konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Rabu (7/4/2021) pukul 18.00 WIB.

“Yang meninggal kita berikan santunan, yang luka juga kita berikan santunan. Yang meninggal 15 juta, yang luka 5 juta. Nanti akan diserahkan pak presiden,” kata Risma.

Selain itu, Risma juga menjelaskan akan merelokasi warga ketempat yang lebih aman khususnya warga Lembata. Serta akan membuatkan hunian sementara bagi para korban yang terdampak.

Namun hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama, sebab terkendala lokasi untuk membangun hunian tersebut.

“Iya (relokasi), kalau Lembata kita minta relokasi semuanya. Ada yang mereka punya ladang, nanti mereka akan menempati itu karena aman, kita juga akan evaluasi,” jelas Risma.

Baca juga : Mensos Risma Bolak-Balik Jakarta-NTT, Ini Alasannya

“Tadi saya juga sudah bilang ke penyumbang, tadi kalau seperti itu kan (punya ladang) kita buatkan langsung. Tapi yang harus dipersiapkan kaya di Bima kemarin karena tidak ada (lahan) mereka harus disiapkan tendanya pasti itu butuh waktu nanti kita prioritaskan yang itu tadi (punya ladang) biar mengurangi penumpukan,” sambungnya.

Terkait hunian, Risma mengatakan BNPB sudah memberikan bantuan sebesar 500 ribu untuk korban menyewa rumah sementara, selagi hunian sementara dibangun.

“BNPB sudah menyampaikan mereka akan memberikan uang untuk kontrak rumah 500 rb, sebelum rumahnya bisa jadi,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY