BUMD Emas Macet, Papua Belum Bisa Nikmati Deviden Saham Freeport

0
346

Jakarta, Nawacita – PT Freeport Indonesia (PTFI) telah diakuisisi oleh Indonesia sebesar 51 persen saham, sejak 2018 silam. Porsi kepemilikan saham akan dialihkan untuk keterlibatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Porsi kepemilikan saham Pemda melalui BUMD dalam PTFI sebesar 10 persen dari total saham perseroan, terdiri atas Pemprov Papua sebesar 3 persen dan Pemkab Mimika sebesar 7 persen.

Namun saham tersebut belum bisa dimiliki, sebab sampai saat ini pembentukan BUMD belum juga rampung. Menanggapi hal itu, Direktur Utama Mind ID Orias Petrus Moedak mengatakan pihaknya masih menunggu surat dari Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika terkait pembentukan BUMD yang nantinya akan bernama PT Papua Divestasi Mandiri.

“Dari kami MIND ID saat ini posisinya adalah menunggu surat dari provinsi dan kabupaten untuk menyebutkan nama yang mewakili. Dalam hal ini kita sudah ketahui bersama bahwa ada Papua Divestasi Mandiri yang akan menjadi pemegang saham,” ucap Orias dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (31/3/2021).

Orias menjelaskan, surat dari kedua instansi daerah tersebut akan digunakan untuk menyiapkan akta-akta yang diperlukan, guna pengalihan saham dan transaksi pembelian saham sebagaimana layaknya aksi korporasi untuk transaksi sejenis.

“Untuk selanjutnya kami akan menunggu surat resmi dari pemerintah Papua, baik kabupaten maupun provinsi, untuk selanjutnya kita akan melakukan transaksi untuk ke pengalihan saham dengan akta notaris,” jelas Orias.

Saat ini, kepemilikan saham pemerintah daerah masih ditampung di PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPMM). Nantinya, pengalihan porsi kepemilikan saham dilakukan setelah BUMD PT Papua Divestasi Mandiri terbentuk.

Porsi 10% saham BUMD ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara Menteri Keuangan, Menteri ESDM, Menteri BUMN, Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika pada Januari 2018 dengan rincian saham BUMD 10% itu yakni 3% Pemprov Papua dan 7% Pemkab Mimika.

Keterlibatan Pemda Papua melalui BUMD sebagai pemegang saham PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPMM). Dengan begitu secara tidak langsung BUMD memiliki saham Freeport sebesar 10%.

Secara keseluruhan kepemilikan saham Freeport saat ini 26,6% dimiliki MIND ID, kemudian IPMM sebesar 25% dan Freeport McMoRan sebesar 48,8%. Sementara saham IPMM dimiliki MIND ID dan BUMD Papua dengan porsi 60%-40%. Namun saat ini masih 100% dipegang oleh MIND ID lantaran BUMD Papua masih dalam proses pembentukan. Peralihan saham IPMM setelah BUMD Papua secara resmi terbentuk. Rencananya dalam proyeksi MIND ID, dividen yang akan diserahkan Freeport Indonesia sebesar US$200 juta.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY