Investor Harta Karun Kapal Tenggelam Harus Taati UU Cagar Budaya

0
501
Kapal Tenggelam di Perairan Meranti.
Kapal Tenggelam di Perairan Meranti.

Jakarta, Nawacita – Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 yang di dalamnya mengizinkan investor asing berburu harta karun bawah laut Indonesia. Aturan ini merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Namun dalam perizinannya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perburuan benda muatan kapal tenggelam (BMKT) harus mendapat izin dari Mendikbud Nadiem Makarim.

“Kita punya UU, investasi monggo aja pasti akan mengikuti UU yang ada. Dalam UU cagar budaya ada bahwa segala sesuatu harus dapat izin dari kemendikbud dengan berbagai syarat,” jelas Fitra Arda, Plt Direktur Perlindungan Kebudayaan Kemendikbud, saat dihubungi nawacita.co, Selasa (9/3/2021).

Ia menjelaskan ketika investor melakukan pencarian BMKT, itu semua perizinan melalui kemendikbud. Nanti akan ditelusuri lokasi, dan penelitian.

“Pencarian itu dengan berbagai syarat, seperti harus ada arkelogi, harus ada pengkajian, itu yang harus dilakukan para pemodal kalo mereka mau mengangkat (harta karun),” bebernya.

Lebih lanjut, ia menegaskan para investor bole melalukan pengangkatan, akan tetapi, tidak diizinkan dibawa ke luar negeri. kecuali untuk pameran dan penelitian.

“Benda cagar budaya tidak boleh dibawa ke luar negeri, kecuali untuk pameran dan penelitian. Artinya hanya boleh di indonesia saja,” tegasnya.

Saat ini pihaknya tengah mempelajari dan mengkaji peraturan tersebut. Agar cagar budaya tidak hilang.

“Saat ini kita sedang mempelajari, kajian-kajian agar kebudayaan kita tidak hilang dengan asosiasi ikatan ahli arkeologi indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY