BLT Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan, Netizen: Kayak Lari dari Masalah Tak Tuntas

0
133
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, Nawacita – BLT subsidi gaji sebesar Rp2,4 juta yang tidak dilanjutkan terus menjadi polemik. Hal ini lantaran pada tahun lalu masih banyak pekerja yang belum menerima BLT subsidi gaji.

Pada tahun ini, BLT subsidi gaji tidak dianggarkan dalam APBN 2021. Buruh pun meminta Presiden Jokowi agar BLT subsidi gaji kembali dilanjutkan karena akan membantu daya beli.

Mengadukan masalah itu, beberapa netizen pun mengeluhkannya dengan menuliskan di dalam kolom komentar akun Instagram @Kemnaker. Mereka menyatakan bahwa keluhannya selama ini tak pernah digubris oleh pihak berwenang, sehingga mereka meminta Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin untuk turun tangan.

“Sampai kapan kita mengadu soal blt, mulai komen di instagram kemnaker, pak jokowi, pak maaruf amin, kemensos, bpjs , semua nggak ada tanggapan,” tulis akun Instagram @a*dyru*iandyr*ri yang dikutip Okezone, Selasa (16/2/2021).

“Postingan terus banyak pencitraan ..Banyak yg mengadu karna belum tersalurkan termin 1 dan termin 2 tapi ga pernah di anggap,” tulis akun Instagram @di*ya*_as*raji*gga.

“Pas termin 2, sebelum pencairan itu notif diakun kemnaker gue ilang dulu abis itu cair, ditermin 3 ini baru aja hilang hari ini, semoga cair hari ini amin,” tulis akun Instagram @d*vid*aym*nd_.

Sementara itu, ada warganet yang menilai lembaga negara seperti Kemnaker ini seperti ingin lari dari permasalahan tersebut. Mereka menduga kalau penyalurannya itu malah ke rekening yang seharusnya tak berhak untuk menerima BLT.

“Setidaknya ada penjelasan.. ini mah kaya lari dri msalah.. ga tuntas..!! mlah bnyak pencitraan.. laporan kesana sini ga ada tanggapan.. entahlah.. uangnya salah masuk rekening kayaknya,” tulis akun Instagram @at*n_wa*yuni_hal*m.

“Tolong dijelaskan knp notif di web kemnaker yg kmren terdaftar di tahap IV, tiba2 hilang tanpa kejelasan, padahal termin 1 dan 2 belum dapat,” tulis akun Instagram @at*n_wa*yuni_hal*m.

Sebelumnya, Pemerintah menegaskan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji Rp600 ribu untuk pekerja dihentikan tahun ini. Hal tersebut diungkap langsung Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

“Untuk BLT subsidi Rp600 ribu tidak ada anggaran yang dialokasikan dalam APBN 2021. Fokusnya ke insentif Kartu Prakerja,” ujar Ida, saat berkunjung ke perusahaan jamu dan kosmetik di Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan, alokasi APBN 2021 untuk Kartu Prakerja cukup besar, yakni Rp20 triliun. Sehingga, kartu Prakerja tidak hanya untuk peningkatan kompetensi, tetapi juga insentif sehingga menjadi semi-bansos.

Kendati demikian, Ida tidak menjelaskan lebih lanjut perubahan skema kartu Prakerja karena kewenangannya berada di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Kartu Prakerja ada insentifnya dan tetap dilanjutkan. Tapi kartu Prakerja berada di bawah Menko Perekonomian, kami bagian dari program itu, kami punya pelayanan sisnaker yang memberikan pelatihan bagi program Prakerja,” pungkas Ida.

ok

LEAVE A REPLY