KEK Singosari Jadi Tempat Inkubasi Ekonomi Digital, Wagub Emil : Pemprov Kawal Akselerasinya

0
111

Nawacita – Wagub Jatim Emil Dardak membahas dan mengawal akselerasi KEK Singosari bersama Bupati Malang pada selasa (19/01/2021).

Emil menyampaikan, KEK Singosari menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat covid-19.

“Kita tahu bahwa KEK Singosari adalah KEK Pariwisata dan ditengah pandemi sektor ini yang paling terpukul” ujar Emil.

Emil melihat bahwa pengembang KEK Singosari memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan ekonomi kreatif dan digital.

“Maka kita mencoba bahwa KEK ini membawa manfaat, alhamdulillah pengembang KEK ini memiliki komitmen untuk memajukan ekonomi kreatif dan digital” ungkap Emil.

Emil menjelaskan, KEK Singosari ibarat sebuah Sandbox yang merupakan wadah inkubasi ekonomi digital yang digaungi anak muda.

Emil menyebut, Sanusi Bupati Malang berkomitmen untuk bersama sama mendukung KEK Singosari.

“Alhamdulillah konsep ini disambung baik oleh KEK Singosari dan tadi pak Bupati Malang menyampaikan komitmennya, insentif insentif apa yang diberikan” kata Suami Arumi Bachsin tersebut.

“Karena menteri keuangan sudah menerbitkan peraturan yang memberikan insentif-insentif untuk investor yang masuk KEK” tambahnya.

Emil mengutarakan, banyak hal terkait KEK Singosari yang segera dimatangkan bersama Bupati Sanusi.

“Kita menyadari bahwa ini harus diselaraskan dengan rencana pengembangan ekonomi kreatif dan digital, banyak talenta yang ada di malang dan ini yang tadi kita bahas dan matangkan bersama dengan Pak Bupati” tegas Emil.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengatakan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di Singosari untuk memajukan ekonomi kreatif dan digital. KEK sendiri akan berkonsep sebagai tempat untuk inkubasi ekonomi digital yang digaungi anak muda.

“Konsep ini disambut baik oleh pengembangnya KEK Singosari,” katanya.

Banyak anak muda di Malang yang paham soal dunia digital. Anak-anak muda inilah nantinya akan diwadahi dalam KEK ini.

“Inilah yang tadi coba dimatangkan bersama dengan Pak Bupati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa membuat detail rencana ini dan membangun sinergi dengan berbagai lembaga,” katanya.

Menurutnya, di tengah pandemik COVID-19, sektor digital ekonoki dan ekonomi kreatif harus makin berkibar. Akan tetapi sektor ini tidak bisa langsung langsung untung. Ada proses yang harus dilakukan untuk membangun suatu komunitas, membangun sebuah pusat ekonomi kreatif dan digital.

“Nah, potensinya untuk KEK Singosari ini sangat besar. Tempat ini terletak di antara Surabaya dan Malang. Malang sendiri kota pendidikann, banyak sekali talenta digital di sana tinggal bagaimana kita mewadahi potensi ini menjadi rencana yang konkret,” katanya.

Emil berharap adanya KEK Singosari dapat membuat banyak pihak yang tertarik untuk penguatan isi KEK.

“Karena konten penting. Kalau semua orang sudah tertarik konten belum ada wadahnya bagaimana ini yang coba kita tadi selaraskan. Ada minat dari amazon web service yang sudah pernah bersurat ke bu gubernur tapi bagaimana ini terwadahi sehingga akhinya ini bisa klop,” tutupnya.

dok

Nawacita

LEAVE A REPLY