Presiden USCND : Acara Musik Disc Jockey Telah Mencabik-cabik Syariat Islam Kota Langsa

0
368

“Presiden Mahasiswa USCND, M.Kamalul Razzaq”


Langsa, Nawacita
 – Perfom DJ (Disc Jockey) yang di adakan di starblack cofe jalan A Yani Kota Langsa beberapa waktu yang lalu mendapat kritikan keras dari berbagai kalangan.Pasal nya,sejauh ini pemerintah daerah kota langsa melalui dinas syariat islam sangat membatasi dan memberi aturan yang ketat setiap pagelaran event musik.

Menanggapi hal itu, Presiden Mahasiswa USCND, M.Kamalul Razzaq angkat bicara terkait penampilan seorang DJ yang menunjukan skill nya di hadapan puluhan pengunjung yang hadir di cafe tersebut.

“Kami sangat menyayangkan dengan adanya penampilan DJ di cafe itu,secara tak langsung mereka sudah menodai dan mencabik-cabik peraturan syariat islam yang ada di Aceh khususnya di Kota Langsa.apalagi ada DJ perempuan, bagi kami itu sangat tidak etis dan sangat mencederai syariat .” ujar M.Kamalul Razzaq

“Hari ini kami meminta penegak hukum harus adil dan tegas dalam menjalankan tugas dan amanah nya, apabila kasus ini di biarkan maka akan menjadi contoh bagi warung kopi atau tempat-tempat yang lain. Kami selaku Mahasiswa Aceh wajib menjaga agar Aceh tetap sesuai dengan syariat Islam,dan hal yang dilakukan oleh salah satu warung kopi di Langsa sangat mencederai hati para masyarakat Aceh yang syahid dalam berjuang untuk menjadi Aceh daerah istimewa dengan hukum syariat Islam.” Ujar Presiden mahasiwa yang kerap di sapa Kemal ini.

Seperti di ketahui bersama, acara yang selenggarakan di dalam ruangan cafe starblack tersebut menampilkan seorang DJ perempuan yang memainkan musik-musik house di hadapan para pengunjung cafe.oleh seorang pengunjung,penampilan DJ tersebut di rekam dan kini menyebar di facebook dan grup-grup whatshapp.

“Tindakan yang di lakukan oleh sekumpulan orang tersebut jelas sangat menghina dan melecehkan syariat,Seolah mempertontonkan bahwa syariat Islam di kota langsa hanyalah sampul,mereka tidak menghargai bahwa Aceh adalah kota dengan julukan Serambi Mekah.” lanjut nya

“Dalam waktu dekat kami dengan beberapa aliansi mahasiswa akan duduk bersama meminta Dinas Syariat Islam dan pihak-pihak terkait agar memanggil pihak penyelenggara dan juga pihak pemilik tempat untuk menerangkan kenapa terjadi pembiaran atas terselenggara nya penampilan DJ tersebut.jika perlu kami akan turun ke jalan.”tutup Kemal.

ars/

LEAVE A REPLY