Kemenkeu: Bansos Corona di Perpanjang Hingga Akhir Tahun

0
287
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

JAKARTA, Nawacita – Pemerintah mengencangkan ikat pinggang dalam memulihkan ekonomi Indonesia yang dihantam virus corona (Covid-19). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dalam menghadapi ketidakpastian pandemi Covid-19, Indonesia telah menyiapkan dua skenario, dari yang terburuk hingga optimis.

Pada awalnya, Pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai program kebijakan jaring pengaman sosial hanya untuk tiga bulan pertama sejak merebaknya Covid-19. Namun pemerintah lantas memperluas cakupan penerima bantuan hingga 29 juta kepala keluarga, serta memperpanjang jangka waktu program bantuan baik bagi masyarakat maupun industri, hingga akhir tahun.

“Dengan kondisi kapasitas fiskal yang terbatas, Pemerintah dituntut membuat prioritas program dan kebijakan, yang paling penting dan efektif,” tulis Sri Mulyani dalam akun media sosial di Jakarta, Jumat (17/7/2020).
Baca Juga: Jokowi Ingin Jutaan Petani dan Nelayan Dapat Bansos

Sambung dia, kebijakan juga disempurnakan dari waktu ke waktu seiring perkembangan kebutuhan. Misalnya, Pemerintah memperluas penerima jaring pengaman sosial, mulai dari subsidi listrik, bantuan sembako, kartu prakerja, hingga bansos melalui dana desa. “Dari semula 6 bulan, program ini juga diperpanjang hingga Desember 2020,” jelasnya.
Baca Juga: Ketua DPR : Pemerintah Segera Perbaiki Data Penerima Bansos

Dia melanjutkan untuk UMKM, subsidi bunga, bantuan modal kerja, hingga jaminan kredit modal kerja akan diperluas dan ditingkatkan, dengan melihat dinamika dampak dari pandemi Covid-19. “Hal ini telah menjadi diskusi dengan DPR di dalam proses finalisasi RAPBN 2020,” jelasnya.

sdnws.

LEAVE A REPLY