Anggota Dewan Usulkan Pembuatan Ruang dan Tenaga Medis Di Setiap Kelurahan

0
222

Surabaya, Nawacita – Pada serap aspirasi masyarakat (Reses) salah satu Anggota Komisi C DPRD Surabaya mengusulkan pembuatan ruang tenaga medis di setiap kelurahan. Pasalnya, kasus Covid-19 di Surabaya masih belum melandai. Padahal di beberapa wilayah sudah memiliki Kampung Tangguh sebagai upaya terkecil dari masyarakat agar mawas Covid-19.

Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am anggota DPRD yang mengusulkan tersebut mengatakan bahwa antisipasi terkait penularan virus Covid-19 di kota Surabaya ini memang harus dideteksi sejak dini dan semasif mungkin. Ia memandang, pembentukan satuan tugas (Satgas) ditingkat terkecil harus mulai dibentuk. Tentunya kesiapan alat dan ruang medis harus segera dibuat di setiap wilayah di surabaya.

“Kita tahu Rumah sakit di Surabaya ini sudah overload, Rumah sakit darurat juga sudah overload, solusinya adalah mempersiapkan ruang dan tenaga medis di setiap kelurahan,” katanya.

Selain itu, pada resesnya, laki-laki yang akrab disapa Ghoni itu membagikan Face Shield, Thermal Gun dan sejumlah APD ke beberpaa RT maupun RW di Surabaya. Yakni di kecamatan Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo dan Sukolilo.

“APD ini saya bagikan, sengaja saya menyasar di kelompok warga yang terkecil untuk menambah jaminan keamanan warga Surabaya di tingkat RT dan RW, seperti kita tahu Pemkot Surabaya saat ini sedang membentuk Kampung Tangguh di setiap kelurahan,” ujarnya, Minggu 21 juni 2020.

Lanjutnya, Politisi PDI-P tersebut mengatakan pembagian APD ini murni dari dana pribadinya. Sehigga tidak ada sangkut pautnya dengan APBD kota Surabaya. Maupun sponsor atau kerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya. “Murni mandiri saya sendiri,” tukasnya.

Ia berharap, sedikit kontribusi kali ini bisa berpengaruh atas kondusifitas upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di kota Surabaya. Sehingga angka kematian akibat Covid-19 segera cepat turun.

(and)

LEAVE A REPLY