22 Dokter PPDS Terapapar Covid, Pemkot Surabaya Akan Lakukan Tracing

0
209

Surabaya, Nawacita – Kabar dugaan 22 dokter residen peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) terpapar Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) langsung bergerak cepat. Diketahui para dokter itu sedang melakukan PPDS di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Febria Rachmanita, Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya mengatakan, mendapat informasi itu pihaknya langsung mendatangi RSU dr Soetomo untuk berkoordinasi dan memastikan hal tersebut.

“Kita dari Gugus Tugas selalu melakukan tracing. Tadi ke RS dr Soetomo untuk melakukan tracing eksternal,” kata Feny sapaan lekat Febria Rachmanita,” Sabtu (20/06/2020).

Feny melanjutkan, pihak rumah sakit sudah melakukan tracing secara internal. Sedangkan untuk tracing eksternal akan dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Sedangkan untuk data, Feny mengaku masih menunggu data dari pihak RSUD Dr. Soetomo.

“Kami akan melakukan tracing eksternal setelah mendapatkan data dari RS dr Soetomo. Datanya kita masih menunggu. Setelah pertemuan tadi, besok (kami) akan bersurat kalau misalnya datanya belum ada,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya itu menilai, jika tracing eksternal tidak segera dilakukan, maka kondisi ini dapat berbahaya bagi masyarakat. Sebab, mereka yang diduga terpapar Covid-19 ini sebelumnya tidak diketahui bertemu dengan siapa saja dan dari mana saja.

“Karena kalau tidak dapat data, tidak melakukan tracing, maka di masyarakat itulah nanti yang berbahaya. Karena kalau kita tracing, harus diputus mata rantai Covid-19 dan harus ada tindak lanjut dari orang terdekat, kontak erat,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY