Warga Sambat Air PDAM Keruh, Jeje: Waspada Penyakit

0
240

Surabaya, Nawacita– Perbaikan pipa yang bocor akibat tertancap paku bumi pada Kamis (5/3) lalu masih menimbulkan polemik. Pasalnya salahsatu warga Tanah Merah Kelurahan Kenjeran mengeluhkan keruhnya air yang keluar kepada Juliana Eva Wati anggota komisi D DPRD Surabaya.

Wanita yang akrab disapa Jeje ini mendapati laporan dari warga setempat melalui pesan Whatsapp pada Kamis (12/3). Warna air berubah menjadi kehijaun dan keruh.

“Saya dapat laporan dari daerah Tanah Merah. Katanya airnya jadi keruh,” ucapnya kepada Nawacita pada Kamis (12/3).

Wakil ketua Fraksi PAN-PPP ini juga mengatakan bila permasalahan ini tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit bagi pemakainya. Apalagi ditambah cuaca yang sedang tidak menentu, ditakutkan ada banyak bakteri yang timbul di dalam air yang keruh.

“Kita harus siap siaga dengan berbagai bakteri yang ada di musim lembab seperti ini,” katanya.

Lanjutnya, Jeje akan menindaklanjuti segala keluhan yang disampaikan warga. Ia menghimbau apabila ada keluhan terkait fasilitas umum, maka bisa langsung menghubungi dewan agar dibantu permasalahannya.

Selain itu, alumnus Universitas Airlangga itu juga meminta agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan kebersihan sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

“Belakangan ini warga terlalu fokus pada penularan Covit 19. Jangan sampai membuat kita lengah dengan penyakit lain yang datang di musim hujan ini. Ya hal-hal kecil seperti kebersihan air memang perlu diperhatikan juga,” ujarnya.

Terkait keruhnya air tersebut, Adi Nugroho selaku manajer PDAM Swasembada Surya mengatakan akan segera menindaklanjuti laporan yang diberikan. Terkait penyebab keruhnya air, Ia masih akan mencari tahu penyebabnya.

“Spertinya keruh dampak dari pipa bocor kemarin. Karena barengan keruh dengan daerah jalur pipa kemarin. Tapi sekarang sudah jernih lagi kok. Seger kita cek dulu,” terangnya melalui Whatssapp pada Kamis (12/3).

(and)

LEAVE A REPLY