Panggil Inspektorat, Komisi A: ASN Tidak Boleh Menyalahgunakan Wewenang

0
434

Surabaya, Nawacita– Keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sosialisasi dihadapan kader Bumantik mendapat sorotan dari komisi A. Sebab pada acara itu diduga terdapat unsur pengenalan bakal calon walikota (Bacawali) Surabaya. Padahal masa pengenalan Bacawali masih belum dimulai. Oleh sebab itu komisi A memanggil Inspektorat untuk menanggapi perihal itu pada Rabu (19/2).

Camalia Habiba Wakil Ketua komisi A DPRD Surabaya mengatakan bahwa ada indikasi memobilisasi kader Bumantik untuk mengikuti sosialisasi yang menjurus pada pengenalan Bacawali serta dilakukan oleh salah satu oknum ASN aktif.

“Bumantik ini berdasarkan SK murni walikota. APBD yg digunakan untuk insentif adalah untuk APBD kota surabaya. Tapi dimobilisasi dalam forum-forum,” katanya saat ditemui di gedung DPRD pada Rabu (19/2)

Wanita yang akrab disapa Ning Biba ini juga berujar bahwa sosialisasi tersebut tidak dilakukan sekali. Selain itu Ia mengatakan bila kader Bumantik juga diduga dimobilisasi untuk pengumpulan KTP yang menjurus pada pendukungan salah satu oknum ASN.

“Dalam forum-forum selalu dihadirkan. pengumpulan KTP Bumantik semuanya,” ucapnya.

Politisi PKB ini menginginkan agar Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tegas dalam menindak perilaku ASN yang terlibat. Ia meminta agar Inspektorat mampu dan mau menginvestigasi terkait permasalahan ini.

“ASN Tidak Boleh Menyalahgunakan Wewenang. Sudah dijelaskan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 dan Peraturan Walikota Surabaya nomor 47 tahun 2018 Bab IV tentang larangan ASN untuk tidak ikut serta dalam kegiatan politik praktis tegasnya,” tegasnya

Selain permasalahan sosialisasi terhadap Bumantik, Ning Biba menyayangkan kehadiran kepala Kominfo M Fikser dan Bagian hukum Ira Tursilowati saat mendampingi Eri Cahyadi di Bawaslu. Ia menanyakan apa kapasitasnya saat mendampingi Ery Cahyadi.

“Kita ngomong apa tupoksinya menghadiri disana, kalau memang menghadiri secara pribadi ya monggo. Akan tetapi ketika jam kerja dia menghadiri acara itu. Saya harap bisa menjaga netralitas dan kondusif untuk kota Surabaya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Inspektorat Kota Surabaya Basari nantinya akan melakukan inspeksi kepada kominfo serta bagian hukum.

“Setelah rapat ini kami akan menanyakan M Fikser dan Ira Tursilowati,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menginvestigasi Bumantik terkait dugaan dukungan yang diberikan untuk salah satu oknum ASN yang sempat dipanggil Bawaslu tersebut.

(and)

LEAVE A REPLY