Stok Blanko Sudah Ada, Dispendukcapil Surabaya Kebut Cetak E-KTP

0
284

Surabaya, Nawacita – Pencetakan KTP-el terus dikebut oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya. Sebab, hingga saat ini masih ada seratus ribu lebih warga Surabaya yang belum memiliki E-KTP. Sehingga warga sementara mendapatkan surat keterangan (suket) penggati E-KTP

Agus Imam Sonhaji Kepala Dispendukcapil menjelaskan bahwa dinasnya memiliki tanggungan untuk menyelesaikan penggantian Suket menjadi E-KTP. Sehingga ketika pasokan blanko E-KTP normal pada bulan ini pihaknya langsung melakukan percepatan pencetakan.

“Apalagi masanya Suket itu hanya 6 bulan dan harus diperpanjang lagi apabila belum selesai pencetakan KTPnya, sehingga kami ingin menyelesaikan pencetakannya itu,” katanya di ruang kerjanya, Rabu (12/2/2020).

Laki-laki yang akrab disapa Agus itu menjelaskan bahwa akan mencetak E-KTP tiap harinya. Hal itu akan terus dilakukannya hingga blanko habis dan segera meminta kembali ke Kementrian Dalam Negeri guna melanjutkan penyelesaian pengajuan cetak.

“Mulai Rabu hingga minggu sore (9/2/2020), kami sudah mencetak hampir 25 ribu KTP,” tegasnya.

Ia menjelaskan mekanisme dalam pencetakan KTP-el adalah menurut antirian. Artinya, yang dicetak terlebih dahulu adalah pendaftar atau pemegang suket yang lebih awal. Di samping itu, Dispendukcapil juga mendahulukan warga yang baru pertama kali mengajukan KTP-el (umur 17 tahun atau baru perekaman KTP-el), bukan yang karena hilang / rusak dan sebagainya. “Karena ini jumlahnya sangat banyak, ya memang harus menunggu. Kami tidak mencetak lebih dulu KTP-el warga yang baru daftar,” ujarnya.

Agus menjelaskan warga bisa langsung menscan QR Code yang ada di Suket masing-masing (posisi QR Code ada dibawah foto). Setelah discan, akan langsung tampil keterangan sudah dicetak atau belum.

“Banyak aplikasi QR Code yang bisa di download di play store, lalu silahkan scan QR Code yang ada di Suket,” katanya.

Di samping itu, apabila warga ingin mengetahui tracking proses cetak sampai ke lokasi kelurahan sesuai alamat di E-KTP nya lebih detail, maka bisa juga mendownload aplikasi “Surabaya e-ID” di ponsel pintar. Setelah mendapatkan akun dan bisa masuk ke aplikasi itu, nanti bisa diklik menu takon.ID dan akan terbuka detail apakah sudah tercetak atau belum.

“Bahkan, jika sudah tercetak, akan diketahui sampai sejauh mana progres distribusi KTP-el nya. Misal masih di pilah di Dispendukcapil atau sudah proses pengiriman oleh caraka atau sudah diterima oleh petugas kelurahan. Itu bisa diketahui semua,” katanya.

Agus berharap warga Kota Surabaya yang telah melakukan perekaman dan saat ini sudah memegang suket, diharapkan untuk aktif melakukan pengecekan, apakah E-KTP nya sudah tercetak atau belum, bisa melalui scan QR Code yang ada di suket nya atau menggunakan aplikasi Surabaya e-ID.

(and)

LEAVE A REPLY