Fakta! Minum Soda Susu Tidak Bisa Bersihkan Paru-Paru

0
545
Minum Soda Susu Tidak Bisa Bersihkan Paru-Paru.
Minum Soda Susu Tidak Bisa Bersihkan Paru-Paru.

SURABAYA, Nawacita Entah dari mana sumber pertamanya, masyarakat kita banyak percaya bahwa soda susu dapat membuat paru-paru bersih. Dengan begitu, saat medical check-up saat melamar kerja, paru-paru Anda terlihat bersih sekalipun Anda perokok aktif.

Persepsi ini terus diamini bahkan sampai sekarang. Walau saat ditanya apa kaitannya, masyarakat akan terdiam seribu bahasa. Nah, apakah persepsi tentang minum soda susu ini terbukti mampu membersihkan paru-paru atau hanya hoax semata?

Menjawab hal ini, Dokter Spesialis Paru RS Awal Bros Bekasi Timur dr Annisa Sutera Insani, SpP, menegaskan kalau itu adalah hoax dan sebaiknya masyarakat berhenti untuk mempercayainya. “Tidak ada hubungannya minum soda susu dengan kebersihan paru-paru,” tegasnya pada wartawan saat diwawancarai melalui pesan singkat, baru-baru ini.

Baca Juga: Tahukah? Inilah Makanan dan Minuman Pemicu Kanker

Dokter Annisa melanjutkan, malah dengan Anda mengonsumsi soda susu, soda yang terkandung dalam minuman tersebut menyebabkan maag. Sementara itu, untuk susu, ya, manfaatnya bagus untuk nutrisi, sehingga dapat mempercepat proses ‘recovery’ penyakit secara umum. “Tidak hanya penyakit paru,” sambungnya.

Baca Juga: Mengkonsumsi Gula Bisa Menambah Energi, Inilah Mitos dan Faktanya

Ia berharap masyarakat benar-benar meninggalkan hoax ini. Sebab, antara soda susu dengan kebersihan paru-paru itu tidak ada kaitannya sama sekali. “Gimana caranya sesuatu yang diminum dan bukan obat berfungsi nutupin asap yang ada di paru-paru, itu keliru banget,” terangnya.

Lalu, kami coba menanyakan apakah mereka para perokok aktif memiliki kekhasan dilihat dari foto hasil rontgen? Dokter Annisa menerangkan kalau ada kekhasan yang bisa dikenali. Itu bisa dilihat dari bentuk paru-parunya dan gambar secara keseluruhan.

“Jadi, bukan kabut gitu kelihatannya, tetapi kesannya paru terlihat lebih panjang dan jantung terlihat menggantung,” katanya. Kekhasan ini semakin jelas jika orang tersebut adalah perokok aktif yang sudah lama merokok dan usianya di atas 40 tahun. Jadi, kekhasan itu semakin terlihat dari hasil rontgennya.

oknws.

LEAVE A REPLY