Wagub Nilai Gapura Digital Google Selaras Millennial Job Center

0
325
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak (baju putih) bersama peserta Program Gapura Digital

Surabaya, Nawacita – Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak menilai, Program Gapura Digital milik Google mempunyai tujuan yang sama dengan Millenial Job Center (MJC) milik Pemprov Jatim yakni untuk menambah ilmu dan praktik bisnis di dunia digital.

“Gapura Digital fokus pada usaha kecil dan menengah, sementara MJC lebih kompleks karena menjembatani kebutuhan pelaku usaha untuk menambah ilmu dan praktik bisnis di dunia digital, dan orang-orang yang punya kemampuan marketing internet sehingga punya pengalaman atau jam terbang,” ungkap Wagub usai menghadiri Pelatihan Google Gapura Digital di Dyandra Convex Surabaya, Selasa (21/1).

Menurut Wagub, Pemprov akan selalu mendukung kaum millennial untuk mengembangkan usaha dan bekerja dengan memanfaatkan teknologi internet, bagaimana memanfaatkan mesin pencari atau search engine google, bagaimana memasang iklan digital dan bagaimana membuat sebuah website yang akan dijadikan sebagai identitas digital dari UKM.

“Kami melihat ini selaras dengan program Pemprov, mungkin ada yang bilang kalau Gapura Digital konsepnya UKM sehingga bisa melakukan segalanya sendiri, sementara kami sedang mengembangkan MJC di mana UKM maupun usaha-usaha pada umumnya bisa memanfaatkan jasa profesional untuk melakukan digitalisasi usahanya dan itu menurut saya bisa diselaraskan,” ungkapnya.

Wagub berpesan, agar UKM bisa menyadari pentingnya menggunakan sistem dan perangkat digital yang ada di google, sehingga bisa memasarkan produknya dan mengukur target sasaran. Karena, dengan google analytics, UKM dapat menelusuri pengunjung website, termasuk mesin pencari (Produk yang paling dicari), iklan yang sering dibaca, daerah yang banyak mengunjungi, hingga usia pengunjung website.

“Meski hingga kini Pemprov dan Google belum melakukan kerjasama, namun kami sangat mendukung jika Google memberikan pelatihan untuk UMK sehingga lebih mengenal era millennial dimana ukuranya bukan usia, tetapi bagaimana kita bekerja dan membuka usaha dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di era digital,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika dulu anak-anak ditanya soal cita-cita mereka, lanjut Wagub akan menjawab jadi dokter, tentara atau polisi. Sekarang sudah berubah, banyak anak kecil yang jika ditanya ingin jadi apa kalu besar, mereka menjawab, ingin jadi youtuber.

“Profesi-profesi millennial seperti grafik design, programer, search engine optimization dan youtuber sekarang buka nhal baru, karena profesi inilah yang saat ini banyak dibutuhkan, bahkan di Amerika profesi mulai banyak dibutuhkan, ini juga yang membuat Jatim konsen menggarap MMJC,” jelasnya.

dny

LEAVE A REPLY