Bawa Isu Papua, Glenn Fredly Nangis di Soundrenaline 2019

0
275

Bali, Nawacita – Glenn Fredly menjadi penampil pamungkas diajang Soundrenaline 2019 hari kedua di A Stage. Musisi 43 tahun itu tampil sekitar pukul 00.30 WITA, Senin (9/9/2019) dini hari

Meski tampil dini hari, namun penonton justru berpusat do A Stage, tempat Glenn Fredly unjuk kebolehan. Wajar memang, karena selain lagu-lagunya disukai, Glenn dikenal memiliki aksi panggung yang ciamik.

Penampilan Glenn Fredly dibuka dengan melodi gitar lagu “Indonesia Pusaka”. Setelah itu, Glenn langsung menggebrak dengan lagu “My Everything”. “Bali angkat tangan,” kata Glenn yang disambut riuh ribuan penonton. Glenn melanjutkan dengan lagu “Belum Saatnya” dan “Kau”.

Tiga yang disuguhkan Glenn Fredly mampu membuat penonton terbuai dengan bernyanyi dan bergoyang bersama. Soal ini, Glenn memang juaranya

Lagu ini bercerita tentang hal yang nggak enak, tapi kita harus move on. Pesan lagu ini sederhana nggak ada satupun yang bisa mengintimidasi masa lalu lu untuk masa depan,” kata Glenn Fredly, yang kemudian menampilkan lagu “Terserah”.
Berturut-turut, Glenn Fredly kemudian menampilkan nomor apik berjudul “Adu Rayu”, “Cinta dan Rahasia”, dan “Terpesona”.

Setelah puas memanjakan penonton, kali ini Glenn Fredly membawa isu Papua yang sempat menjadi kasus serius di Tanah Air. Sebelum bernyanyi, suami Mutia Ayu itu mengenakan topi khas Papua.

“Di tengah kebahagiaan teman-teman malam ini, ini lagu yang saya tulis bersama sahabat saya Ras  Muhammad tahun 2017.

Lagu ini terutama tentang pesan damai khususnya untuk saudara kita di Papua. Di Bali ini kota yang memiliki latar belakang budaya, agama, ras, suku bisa dapat kebebasan. Jadi jangan bedakan Papua, jangan bedakan warna kulit, stop rasism di negara ini teman-teman,” kata Glenn Fredly yang mendapat tepuk tangan penonton.

Glenn Fredly kemudian menyuguhkan lagu “Tanah Perjanjian”. Setelah itu langsung digeber dengan nomor bertajuk “Lembah Baliem”, yang merupakan lagu milik grup band Slank.

SC

LEAVE A REPLY