Nawacita – Partai Gerindra membantah kehadiran Prabowo Subianto ke Kongres V PDI Perjuangan (PDIP) untuk ‘memuluskan’ kursi Ketua MPR. Partai berlogo kepala burung garuda itu menegaskan tak ada deal politik apapun dalam hal ini.
“Iya (tidak ada deal politik apapun). Itu sesuatu hal yang berbeda. Kan gak mungkin kursi ketua ditukar dengan undangan,” kata politisi Gerindra Andy Rahmad Wijaya kepada Okezone, Kamis (8/8/2019).
Andy mengungkapkan, kedatangan Prabowo ke Kongres V PDIP hanya untuk menghormati undangan yang diberikan Megawati Soekarnoputri. Dengan demikian, ia membantah ada ‘misi politik’ tertentu di balik kedatangan Prabowo.
“Niat Pak Lrabowo untuk menghormati Bu Mega saja yang sudah mengundang secara hormat,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin, berpendapat Gerindra akan mendapatkan jatah Ketua MPR apabila mau menerima ajakan rekonsiliasi dan koalisi dari kubu Jokowi.
Ujang menuturkan, kehadiran Prabowo ke Kongres V PDIP memiliki tujuan politik sebagai bagian pendekatan untuk ‘memuluskan’ perebutan kursi Ketua MPR.
“Yang dilakukan politisi pasti memiliki tujuan politik. Kedatangan Prabowo ke kongres PDIP sebagai bagian dari komunikasi politik, pendekatan politik, dan lobi politik. Ya, bisa saja tuk mengambil hati PDIP dan melobi PDIP agar mendukung Gerindra dalam menduduki kursi Ketua MPR RI,” jelas Ujang.
ok


