Terkait Jual Beli Jabatan, PB HMI Desak Kemenag Segera Berbenah

0
303

Jakarta, Nawacita – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Ketua Bidang Pemberdayaan Umat (PU) Iqbal Boiratan mengharapkan Menteri Agama Lukman Hakim Sifuddin untuk segera melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh di Kementerian yang dipimpinnya.

Karena kata Iqbal, ini sudah kesekian kalinya Kemenag tersandung tindak pidana korupsi (Tipikor).

“Ini keempat kalinya Kemenag tersandung kasus korupsi, Menteri harus segera lakukan penyegaran sistem dan struktur untuk mengantisipasi tindakan ini tidak terulang lagi,” ujar Iqbal melalui rilisnya, Selasa (26/03)

Korupsi sudah menggurita di tubuh Kemenag. Kini, Iqbal menambahkan dengan di tetapkannya Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembagunan (PPP) Romahurmuzy sebagai tersangka kasus dugaan jual beli jabatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (16/03) lalu ini menambah catatan buruk di Kementerian tersebut.

“Ini tidak boleh dibiarkan, Kemenag harus bersih-bersih dari pegawai dan pejabatnya yang ketahuan disogok atau menyogok harus di tindak. Keyakinan saya di Kemenag masih banyak pegawai-pegawainya yang berintergritas dan bersih moralnya itu yang harus di orbitkan,” imbuh aktifis asal Fak-fak, Papua itu.

Kemenag sebagai lembaga pemerintah di bidang keagamaan seharusnya menjadi bagi contoh lembaga-lembaga lainnya. Kemenag juga harus menjaga marwahnya dan menjunjung tinggi nilai-nilai norma agama karena kasus ini menjadi perhatian public.

“Hati-hati kemenag tengah menjadi sorotan publik. Bisa saja kehilangan kepercayaan dari rakyat,” katanya lagi.

Iqbal mendukung dan mengapresiasi KPK yang bergerak cepat membongkar kasus kasus dugaan jual beli jabatan. Dia juga mengharapkan agar kepada tersangka kooperatif dan membuka tabir siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

“KPK harus berani bongkar kasus ini jangan tebang pilih, kami sangat dukung KPK mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (Moh Ainul Yaqin)

LEAVE A REPLY