Tanggapi Survei Kompas, TKN Ungkap Peran Ma’ruf ke Elektabilitas Jokowi

0
285
Jokowi dan Ma'ruf Amin.
Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Jakarta,Nawacita – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menilai peran Ma’ruf Amin sebagai cawapres memiliki kontribusi signifikan bagi elektabilitas Jokowi. Ma’ruf dianggap mampu menjaga serangan pihak-pihak yang melontarkan kampanye hitam atas nama agama kepada Jokowi.

“Isu agama mampu diredam dengan keberadaan Abah Kiai Ma’ruf yang memiliki otoritas keagamaan yang sangat kuat. Kubu 02 selalu mengidentifikasi dirinya sebagai pasangan hasil ijtimak ulama. Padahal ulama yang lebih otoritatif ya Abah Kiai Ma’ruf Amin ini,” kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).

Ace juga melihat dukungan NU dan kelompok Islam lainnya kepada kubu Jokowi lebih solid setelah ditetapkannya Ma’ruf sebagai cawapres karena perannya sebagai Rais Aam PBNU saat ditetapkan dan Ketua Umum MUI. Ma’ruf juga dinilai lebih unggul dari segi pengalaman.

“Dari segi pengalaman dan kemampuan, tentu Abah Kiai Ma’ruf lebih unggul. Lihat saja pada debat yang ketiga, beliau sangat kompeten, menguasai masalah, dan mampu menjelaskan visi dan misinya secara baik,” ujar Ace.

Terkait dengan keunggulan Ma’ruf di kalangan usia pemilih yang lebih tua, Ace menganggap karena survei Kompas dilakukan sebelum debat ketiga pada Minggu (17/4) lalu. Ma’ruf dalam debat dinilai mampu menggaet suara pemilih muda karena dianggap lebih visioner dari rivalnya, Sandiaga Uno.

“Soal pemilih muda, survei ini kan dilakukan sebelum debat ketiga. Mungkin mereka belum melihat debat Pak Kiai Ma’ruf Amin yang justru lebih visioner dibandingkan dengan Sandi,” terangnya.

Sebelumnya, dalam survei Litbang Kompas, Sandiaga Uno lebih berperan terhadap elektabilitas Prabowo Subianto dibanding Ma’ruf Amin ke Joko Widodo. Sebanyak 89,7% responden pendukung Jokowi menyatakan makin yakin memilih Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin. Sementara itu, sebanyak 92,6% responden pendukung Prabowo mengaku yakin memilih Prabowo setelah berpasangan dengan Sandiaga.

Di kelompok pemilih Prabowo-Sandi, sebanyak 16,7% responden memilih karena faktor Sandi. Sedangkan di kelompok pemilih Jokowi-Ma’ruf, pilihan yang didasari faktor Ma’ruf Amin hanya 5,4%.

Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

LEAVE A REPLY