Sempat Nyaris Jadi Polisi, Cerita Masa Muda Ma’ruf Amin

0
525
KH Maruf Amin di Samarinda.
KH Maruf Amin di Samarinda.

SAMARINDA, Nawacita – Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin menceritakan masa mudanya yang sempat ditawari jadi polisi. Namun dia tetap memilih jalur pengabdian di bidang keagamaan dengan menjadi ulama.

Ma’ruf mengatakan, tawaran itu terjadi ketika usianya masih 12 tahun sekira tahun 1965. Namun, panggilan itu ditolak. Alasannya, nenek yang mengasuh Ma’ruf melarangnya. Sang nenek kukuh cucunya mengikuti jalur karir keluarga untuk menjadi ulama dan kiai.

“Saya pernah diberi tawaran untuk jadi polisi. Itu sekitar tahun 1965 itu. Dan saya dipanggil untuk jadi polisi. Tapi nenek saya bilang kamu jangan jadi polisi, jadi kiai aja. Jadi saya jalurnya jalur kiai, ulama,” katanya saat berbincang santai dengan media di sela safari di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3/2019).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengungkapkan keluarganya adalah keluarga ulama. Ayahnya, yang juga seorang kiai, sudah mengirim Ma’ruf untuk mondok di pesantren.

“Ayah saya kiai, keluarga kakek saya kiai, jadi memang saya menjadi keluarga kiai,” tuturnya.

Sang Ayah menginginkan anaknya belajar di pesantren tradisional, di Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

“Jadi yang boleh itu di Tebu Ireng, makanya saya mondoknya di Tebu Ireng,” kata Kiai Ma’ruf.

oknws.

LEAVE A REPLY