Catatan Sejarah 21 Maret: Wapres Indonesia Ke-4 Wafat Hingga Lahirnya Putri Pertama Mohammad Hatta

0
217
Kamp konsentrasi Nazi yang pertama di Dachau.
Kamp konsentrasi Nazi yang pertama di Dachau.

JAKARTA, Nawacita – 21 Maret adalah hari ke-80 dalam kalender Gregorian. Pada hari itu beragam peristiwa terjadi di belahan bumi manapun. Dari mulai lahirnya putri pertama wapres Indonesia pertama, Mohammad Hatta yang bernama Meutia Farida Hatta Swasono pada 1947 hingga meninggalnya Umar Wirahadikusumah, wakil presiden Indonesia keempat pada 2003.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, ini rangkuman sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 21 Maret dari sumber Wikipedia. Berikut ulasannya:

 

 

1933 – Kamp konsentrasi Nazi yang pertama di Dachau selesai dibangun.

Kamp konsentrasi adalah tempat mengumpulkan dan menahan lawan politik, tahanan atau tawanan. Biasanya kamp konsentrasi didirikan pada saat perang atau masa bergejolak di suatu negara. Tempat itu dibangun di Dåchau yang terletak di sebuah kota di sebelah selatan Jerman, di negara bagian Bayern. Terletak sekitar 20 km dari Munchen.

Dachau kini adalah kawasan pemukiman yang populer bagi orang-orang yang bekerja di Munchen. Saat ini penduduknya berjumlah sekitar 40.000 jiwa. Kota ini mempunyai pusat kota yang bersejarah, dengan istana yang dibangun pada abad ke-18.

 

 

1947 – Meutia Hatta, putri dari wakil presiden Republik Indonesia pertama Mohammad Hatta lahir.

Perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu (2004 hingga 2009), hari ini akan berulang tahun ke-71. Ia mendapatkan gelar doktor dalam bidang antropologi dari Universitas Indonesia pada tahun 1991. Pada tahun 2002–2005 ia adalah Ketua Umum Yayasan Hatta.

 

 

1961 – Lothar Matthäus, seorang mantan pemain sepak bola Jerman lahir.

Dia akan berulang tahun ke 57 tahun pada hari ini. Ia merupakan seorang kapten di tim Jerman Barat pada saat memenangkan Piala Dunia FIFA tahun 1990. Dia telah bermain di lima Piala Dunia FIFA (1982, 1986, 1990, 1994, 1998), dan memegang rekor sebagai pemain yang paling sering bermain di pertandingan Piala Dunia (25 pertandingan).

Ia juga memenangkan Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 1980, dan bermain di turnamen tahun 1984, 1988, dan 2000. Pada tahun 1999, usia 38, ia kembali menjadi Pemain Terbaik Jerman, setelah sebelumnya memenangkan penghargaan itu pada tahun 1990.

 

 

2003 – Wakil Presiden Republik Indonesia keempat, Umar Wirahadikusumah meninggal di Rumah Sakit Pusat TNI-AD Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada umur 78 tahun.

Purnawirawan Jenderal bintang empat itu meninggal karena masalah jantung dan paru-paru. Jenazahnya dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Masa jabatan Umar menjadi orang nomor dua di Tanah Air antara 1983 dan 1988. Ia menjadi wakil presiden pertama yang berasal dari suku Sunda.

Pada bulan Maret tahun 1983, Umar mencapai puncak kariernya. Soeharto, yang telah dipilih untuk masa jabatan keempat sebagai Presiden berdasarkan MPR memilih Umar untuk menjadi wakil presidennya. Pemilihan ini dianggap menjadi pilihan yang agak tak terduga mengingat karier Umar dalam politik di Indonesia tidak lebih memucat dibandingkan dengan dua pendahulunya, Hamengku Buwono IX dan Adam Malik.

Karir Umar sebagai Wakil Presiden berakhir pada Maret 1988 ketika ia digantikan oleh Sudharmono. Banyak yang kecewa melihat dia tidak melanjutkan untuk masa jabatan kedua sebagai Wakil Presiden. Hal ini menjadi bukti reputasi yang baik bahwa Sudharmono ingin memastikan penerimaan Umar untuk tidak melanjutkan sebagai Wakil Presiden untuk periode selanjutnya

 

oknws.

LEAVE A REPLY