JK Larang Ahok Gabung Timses, Arsul: TKN Tak Mungkin Ditambah

0
227
Wakil Ketua TKN Arsul Sani.
Wakil Ketua TKN Arsul Sani.

Jakarta,Nawacita – Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Jusuf Kalla (JK) melarang Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok bergabung dalam timses. Wakil Ketua TKN Arsul Sani menegaskan, struktur TKN memang tak bisa ditambah.

“Saya kira kan begini, memang tidak ada istilah masuk TKN itu nggak ada. Karena yang namanya struktur TKN itu sudah fixed, tidak mungkin ditambah,” kata Arsul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

“Yang ada adalah berkurang karena orangnya misalnya berhalangan tetap, meninggal, sakit, ngggak bisa melaksanakan tugas. Jadi tidak bisa diganti-ganti,” imbuhnya.

Arsul mencontohkan posisi Wakil Ketua TKN yang tetap dijabat Abdul Kadir Karding meskipun sudah tak lagi menjabat sebagai Sekjen PKB. Ia meminta pernyataan JK dimaknai seperti yang ia contohkan.

“Makanya contoh misalnya, Pak Karding dulu menjadi Wakil Ketua TKN karena beliau adalah Sekjen PKB, kemudian sudah didaftarkan. Kemudian Pak Karding diganti sebagai Sekjen PKB. Maka kan Pak Hanif (Sekjen PKB Hanif Dhakiri) nggak terdaftar sebagai TKN. Itu contohnya. Jadi pernyataan Pak JK harus dibaca dalam konteks seperti itu. Itu aja,” jelasnya.

JK sebelumnya secara tegas melarang Ahok bergabung ke TKN. JK khawatir ada dampak negatif bila Ahok bergabung.

“Bahwa bisa berakibat lagi orang mengingat bahwa ‘oh ini Pak Jokowi dukung orang yang penista agama’, kan bahaya itu, bisa mengurangi suara. Apa saya bilang nanti, jadi lebih lah tenang-tenang, toh pemilu lagi 2 bulan, juga efeknya tidak akan banyak,” ujarnya.

 

dtk

LEAVE A REPLY