Bank Indonesia Beri Pelatihan Pada Wartawan Ekonomi Jatim

0
434
Kiri-Kanan: 1. azka subhan, kepala perwakilan BI Malang 2. Dery Rossianto, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim 3. Difi A. Johansyah Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim 4. Harmanta, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim 5. Taufik Saleh, Kepala divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim 6. Djoko Raharto, Kepala Perwakilan BI Kediri

Probolingo,Nawacita.co – kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Wartawan ekonomi Jawa timur hal ini untuk menjalin komunikasi serta koordinasi yang lebih erat dengan media jawa timur. acara ini berlangsung rabu hingga kamis 30-31 Januari 2019 bertempat di hotel Lava View, Probolinggo jawa timur.

Turut hadir antara lain, Difi A. Johansyah Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim, Dery Rossianto selaku Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim, Kepala divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim, Harmanta, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim,Azka  Subhan selaku kepala perwakilan BI Malang serta Taufik Saleh dan Djoko Raharto, Kepala Perwakilan BI Kediri

Dalam pembahasan itu Difi A. Johansyah selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menjelaskan bahwa jawa timur mempunyai potensi besar bukan hanya di sektor pertanian dan perkebunan akan tetapi juga di sektor pariwisata, Melihat potensi ini, Bank Indonesia Provinsi jawa timur ikut mendorong pariwisata jawa timur khususnya bagi wisatawan manca negara, hal ini merupakan upaya untuk mengurangi defisit. Meskipun belum maksimal namun Bank optimis dan akan mendukung perkembangan ekonomi

“Hal tersebut bisa dilihat dari pembangunan infra struktur sebagai sarana mempermudah dalam melakukan perjalanan menuju tempat wisata. seperti di daerah Banyuwangi, Malang dan Batu, tempat tersebut mempunyai potensi besar untuk pariwisatanya dan didukung infra struktur yang memadai sehingga masyarakat tidak engan untuk berkunjung ke tempat tempat wisata.” Ujarnya

Selain itu, akan meningkat konektivitas perputaran perdagangan di pulau Jawa terutama Jawa timur arus berpindahan orang dan barang akan makin cepat dengan didukung infrastruktur seperti  jalan raya. “Konektivitas cepat tersebut dengan sendirinya akan meningkatkan perputaran barang dan orang, contohnya untuk perjalanan dagang maupun wisata antara Surabaya ke Solo dulunya menempuh hingga 6 jam namun sekarang bisa ditempuh hanya 2,5 jam.

Ditambahkan pula, Selain pengembangan wisata dan perdagangan, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur tetap peningkatan dari sektor UMKM. Dimana dari hasil UMKM pengrajinan maupun pertanian dan perkebunan bisa di pasarkan dengan menarget para pembeli dari wisata manca Negara,,Diupayakan untuk hasil yang dikelola oleh para UMKM mulai dari hasil pertanian, perkebunan dan pengrajinan, macam-macam kuliner, batik maupun souvenir khas jawa timur bisa menjadi oleh-oleh bagi para wisata manca negara,” pungkas ,Difi A Johansyah

dny

LEAVE A REPLY