Pertamina RU VI Bagikan Ribuan Buku PLH Mangrove

0
245
PT Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan menyerahkan bantuan buku Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)
PT Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan menyerahkan bantuan buku Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)

BALONGAN Nawacita — PT Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan menyerahkan bantuan buku Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) tematik Mangrove kepada 26 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Indramayu. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Officer Communication & Relation RU VI Balongan Agustiawan kepada guru SDN Majakerta 1, Selasa (15/1).

Total buku yang diserahkan sebanyak 5.502 buku, terdiri atas buku Lembar Kerja Siswa (LKS) sebanyak 2696 buku. Kemudian untuk buku referensi siswa sebanyak 2.696 buku, buku guru sebanyak 84 buku, dan buku kurikulum sejumlah 26 buku.

Ke 26 sekolah dasar yang menerima bantuan buku pendidikan lingkungan hidup tematik mangrove tersebut tersebar di 6 (enam) kecamatan yang berada di wilayah pesisir Kabupaten Indramayu, di antaranya di Kecamatan Balongan, Indramayu, Cantigi, Pasekan, Karangampel, dan Juntinyuat.

Officer Communication & Relation RU VI Balongan Agustiawan mengatakan, bantuan buku ini merupakan langkah Pertamina RU VI Balongan dalam melestarikan mangrove guna menjaga keseimbangan alam. “Buku pendidikan mangrove ini diharapkan bisa menjadi media pembelajaran bagi guru-guru kepada siswa tentang pentingnya manfaat tanaman mangrove bagi kehidupan manusia dan biota laut,” ujar dia dalam keterangannya yang disampaikan kepada Republika.co.id.

Sekolah mangrove yang digagas RU VI Balongan juga, kata dia, kini menjadi pendidikan muatan lokal (mulok) di kelas 4, 5, dan 6 Sekolah Dasar di Kabupaten Indramayu. Penyusunan kurikulum muatan lokal  pendidikan lingkungan hidup tematik mangrove tersebut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu.

Agustiawan menambahkan, penyerahan bantuan buku lingkungan hidup tematik mangrove ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Hal ini dikarenakan potensi mangrove di Indramayu sangat besar, disamping untuk konservasi lingkungan, mangrove juga bisa dikembangkan ke berbagai macam industri yang bisa memberikan pemasukan masyarakat, seperti membuat produk olahan makanan dan minuman berbahan dasar mangrove.

Mujahidin, guru SDN Majakerta 1 saat menerima bantuan dari RU VI mengatakan, dengan adanya kurikulum tematik mangrove menyatakan siswa menjadi mengerti jenis-jenis mangrove dan paham manfaat dari tanaman mangrove.

rp

LEAVE A REPLY