Keguruan Unissula Tingkatkan Kapasitas Pembelajaran HOTS

0
262
Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang
Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang

SEMARANG Nawacita  — Pengetahuan mengenai pembelajaran berbasis Higher Order Thingking Skills (Hots), penting dikuasai para guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum 2013. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unissula, Imam Kusmaryono MPd mengatakan Kurikulum 2013 memiliki banyak tantangan terutama bagi para guru.

Berangkat dari persoalan ini, Para dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unissula mendorong peningkatan kapasitas guru, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah.

“Salah satunya diwujudkan dalam bentuk pelatihan untuk guru mata pelajaran (mapel) IPA jenjang SD dalam mengembangkan pembelajaran berbasis HOTS,” ungkap Kusmaryono, di Semarang, Rabu (16/1).

Melalui pelatihan ini, katanya, para guru pengampu mapel IPA mampu mengembangkan pembelajaran berbasis HOTS. Diharapkan mereka mampu menyusun soal- soal HOTS yang tidak hanya sekedar soal-soal mengingat yang dikembangkan pada level kognitif C1 (mengetahui), C2 (memahami), dan C3 (menerapkan), tetapi juga pada level C4 (analisis), C5 (evaluasi) dan C6 (kreasi) yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang inovatif.

Pelatihan ini digelar pada Daerah Binaan (Dabin) I, III, dan IV di wilayah Semarang Tengah guna meningkatkan peran aktif fakultasnya dalam pembinaan dan pengembangan profesional guru.

Kusmaryono menambahkan, HOTS merupakan suatu istilah yang melekat pada suatu keterampilan dalam bernalar, memecahkan masalah, menentukan strategi yang tepat dalam menyelesaikan suatu permasalahan. HOTS menunjukkan akan pemahaman dan penalaran mengenai suatu informasi bukan hanya sekedar mengingat kembali (recall).

“Soal-soal HOTS bukan tentang sulit atau tidak sulit tetapi, tentang konteks mengingat kembali atau menganalisis, mengevaluasi dan kreasi di dalam penerapan ranah kognitif,” jelasnya.

Hal ini diamini Kepala Prodi Jupriyanto MPd. Menurutnya, keterampilan ini merupakan proses kognitif yang melibatkan level kognitif hirarki tinggi dari taksonomi berpikir Bloom.  HOTS dapat dibagi dalam tiga kategori diantaranya ialah Hots as transfer, Hots as critical thingking dan Hots as problem solving.

Hots as transfer didefinisikan sebagai keterampilan dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dalam konteks yang baru. Hots as critical thingking didefinisikan sebagai keterampilan dalam menilai sesuatu. Sedangkan Hots as problem solving diartikan sebagai keterampilan dalam memecahkan suatu masalah dengan cara yang tepat.

rp

LEAVE A REPLY