Djoko Santoso: Saat Jadi Cawapres Mega, Prabowo Tak Diserang Isu HAM

0
381
Djoko Santoso
Djoko Santoso

JAKARTA Nawavita – Persoalan hukum, hak asasi manusia (HAM), dan korupsi menjadi topik pembahasan debat perdana pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 17 Januari 2018.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan tidak khawatir terhadap ketiga isu tersebut.

Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso juga tidak khawatir jika isu HAM akan menjadi bahan Kubu Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk menyerang Prabowo Subianto.

“Enggak (Khawatir-red),” kata Djoko Santoso di Kopi Bos, Jalan Asem Baris Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).

Menurut dia, isu HAM terhadap Prabowo Subianto merupakan isu daur ulang. “HAM itu daur ulang,” papar mantan Panglima TNI itu.

Dia mempertanyakan mengapa saat Prabowo Subianto menjadi calon wakil presiden (cawapres) Megawati Soekarnoputri pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009 lalu, isu HAM  tidak ada.

“Dulu waktu Pak Prabowo jadi cawapresnya Bu Megawati tidak diserang, lolos-lolos saja,” kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini.

Kendati demikian, dia menyadari Prabowo kerap dituduh melanggar HAM. Akan tetapi, tuduhan pelanggaran HAM itu terjadi ketika kurun waktu peralihan era Orde Baru dan Reformasi.

“Waktu jadi cawapresnya Bu Megawati, tidak diserang,” katanya

sn

LEAVE A REPLY