BPJS Kesehatan Surabaya Mentargetkan PBPU Sebanyak 84 % Mendapat Jaminan Kesehatan

0
312

Surabaya,Nawacita.co – Sejak 1 Januari 2014, pemerintah telah menggulirkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Melalui program ini, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif pada fasilitas kesehatan melalui mekanisme sistem rujukan berjenjang dan atas indikasi medis.

Saat ini BPJS Kesehatan Cabang Surabaya mentargetkan sebanyak 84% Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang ada di surabaya mendapat jaminan kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala BPJS Cabang Surabaya Herman Dinata Mihardja mengatakan  salah satu bentuk upaya untuk menuju hal itu adalah dengan melakukan proses autodebet dari bank yang telah bekerja sama dengan BPJS kesehatan

Untuk melakukan proses autodebet para peserta harus melakukan aktivasi terlebih dahulu dengan mengisi pernyataan melakukan autodebet setiap bulannya. Selain itu, untuk semakin memaksimalkan pembayaran para peserta, BPJS juga akan mengingatkan setiap bulan melalui berbagai cara.

“Untuk pembayaran selanjutnya itu melalui autodebet, jadi sudah ada beberapa bank yang sudah bekerjasama, seperti bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA,” jelasnya saat ditemui Kamis (6/12/2018).

“itu ada macam-macam bentuknya, kita ada email, ada yang melalui SMS ataupun melalui W.A,” tutur mantan kepala BPJS Bandung ini.

Hal ini juga untuk membantu BPJS yang saat ini sedang mengalami defisit akibat banyaknya tunggakan pembayaran. Untuk semakin memaksimalkan proses penagihan, BPJS juga akan meningkatkan posisi Anggota JKN-KIS.

“Anggota  ini akan membantu proses penagihan, jadi kurang lebih door to door lah,” tuturnya

(dny)

LEAVE A REPLY