Manfaat Pembentukan Holding BUMN Infrastruktur dan Holding BUMN Perumahan

0
364
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, Nawacita— Pemerintah mengklaim pembentukan Holding BUMN Infrastruktur dan Holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan akan memberikan sejumlah manfaat.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memaparkan setidaknya terdapat empat manfaat utama pembentukan Holding Infrastruktur. Pertama, menciptakan sinergi untuk memperkuat pendanaan dan investasi.

Kedua, memperkuat dan mengembangkan keahlian melalui implementasi best practices. Ketiga, integrasi infrastruktur regional sehingga lebih optimal secara keseluruhan.

Keempat, mengambil kepemilikan build, operate, own, transfer (BOOT) secara end to end dari proyek-proyek infrastruktur.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius K. Ro menilai saat ini kontraktor perlu melakukan konsolidasi. Langkah yang paling mudah yakni melalui pembentukan holding.

“Kami harus bersatu supaya tidak berebut proyek APBN,” ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Aloysius menyebut kontraktor pelat merah memang telah melakukan sinergi tetapi masih belum optimal. Dengan terbentuknya holdingbalance sheet perseroan akan menjadi lebih kuat.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), calon induk Holding BUMN Infrastruktur, Bintang Perbowo mengklaim pembentukan grup tersebut akan memperkuat posisi aset perseroan. Selain itu, leverage yang dimiliki akan menjadi lebih kuat.

Bintang mengatakan saat ini pihaknya mendapatkan tugas untuk membangun tol Trans-Sumatra. Dengan kemampuan keuangan yang lebih besar dalam holding, pihaknya dapat menduplikasi proyek sejenis untuk wilayah lainnya.

“Kalau leverage lebih besar bisa meng-copy pembangunan tol Trans-Sumatra di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua,” paparnya.

bsn

LEAVE A REPLY