Harga Sayur – mayur Berangsur Normal

0
585
Ilustrasi
Ilustrasi

SUKOHARJO,Nawacita – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sukoharjo memastikan dalam waktu dekat ini harga sejumlah sayuran yang sempat naik karena kemarau akan kembali stabil.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Sukoharjo, Sutarmo menuturkan, kenaikan sejumlah sayuran terjadi karena kemarau panjang. Namun kenaikan harga tidak siginifikan. Mulai dari cabai rawit merah Rp 30 ribu/kg, bawang merah Rp 22 ribu/kg, bawang putih Rp 13 ribu/kg, wortel Rp 8 ribu/kg, kubis Rp 8 ribu/kg hingga tomat Rp 8.500/kg.

“Kenaikan masih terkendali sejak puncak kemarau bulan lalu. Namun kembali normal, jika sudah mulai turun hujan,” terang dia, Jumat (9/10).

Dia menjelaskan, kenaikan kebutuhan pokok seperti sayuran tersebut sudah diprediksi sebelumnya, karena memang banyak petani tidak bisa menanam. Terutama di wilayah rawan kekeringan.

Selama ini sayuran yang ada di pasar di Kota Makmur, berasal dari sejumlah kecamatan, Kabupaten Boyolali hingga Karanganyar. “Tetapi pasokan tetap ada. Meskipun harga naik. Sama sekali tidak ada barang yang kami temui kosong di pasaran. Semoga akhir bulan ini bisa mulai berangsur menurun,” harapnya.

Ibu rumah tangga, Rani (37) mengaku, selama dua bulan ini harga sayuran naik antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kg. Namun pasokan di pasar lanjut dia tidak mengalami masalah. Bahkan tetap ada sayuran yang tidak mengalami kenaikan, karena komoditasnya tidak terganggu cuaca kemarau.

“Kami menyadari, karena kemarau. Yang penting tidak naik tajamlah. Apalagi jika barang tidak ada di pasar. Sementara waktu kami mencari, barang masih ada terus. Meskipun harga naik,” aku dia.

suaramerdeka

LEAVE A REPLY