Jokowi Lantik Syafruddin Resmi Jadi Menpan-RB

0
998
Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Syafruddin menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Asman Abnur di Istana Negara pada Rabu (15/8/2018)
Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Syafruddin menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Asman Abnur di Istana Negara pada Rabu (15/8/2018)

JAKART, Nawacita–Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Syafruddin menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Asman Abnur di Istana Negara pada Rabu (15/8/2018)

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 142 P tahun 2018 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menpan-RB dalam Sisa Masa Jabatan Periode 2014-2019 tertanggal 14 Agustus 2018.

Syafruddin lalu mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

“Demi Allah saya bersumpah akan setia kepada UUD 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Syafruddin.

Selesai mengucapkan sumpah jabatan, Syafruddin mendapat ucapan dari Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Ibu Mufida Yusuf Kalla dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja.
Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) karena tidak ingin membebani pemerintah atas pilihan PAN pada Pemilu 2019.

“Saya telah melakukan komunikasi dengan Asman, beliau menyatakan mohon izin untuk mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan Jokowi. Alasannya, pertama, tidak mau membebani pemrrintah ini karena secara politik PAN itu berbeda pilihan dengan koalisinya Jokowi,” kata Mauladi di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

trpsnyn

LEAVE A REPLY