Jokowi Ingin Produksi Padi Bagus

0
348
Presiden RI Jokowidodo dan Mentan
Presiden RI Jokowidodo dan Mentan

Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pengerjaan saluran irigasi yang berada di Kelurahan Mappadaelo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada Selasa (3/7/2018).

Presiden Jokowi mengatakan pengerjaan saluran dalam rangka peningkatan tata guna air irigasi tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp225 juta yang berasal dari program padat karya tunai Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

“Ini adalah bagian dari program percepatan untuk tata guna air sehingga kita harapkan nanti di 2018 ini ada kurang lebih 5.000 titik yang berjalan di 2.881 desa,” kata Jokowi.

Menurut dia, saluran irigasi ini masuk ke dalam daerah irigasi Bendungan Bila (Kabupaten Sidrap) yang mencakup lahan seluas 6.517 hektare dan daerah irigasi Bendungan Kalola (Kabupaten Wajo) dengan luas lahan 3.230 hektare.

Jokowi berharap pembangunan dapat menyalurkan air dari bendungan di sekitar untuk membantu mengairi sawah milik masyarakat, karena persawahan di sekitar wilayah itu memang terhampar luas dan produktif.

“Saya lihat di sini memang untuk produksi padinya sangat bagus, hamparan sawahnya juga sangat luas,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi mengatakan tahun depan pemerintah akan melakukan pembangunan tanggul di Danau Tempe yang terletak di bagian Barat Kabupaten Wajo. Dari tanggul tersebut, diharapkan mampu mengairi sawah masyarakat seluas 18.000 hektare.

“Tahun depan akan dimulai lagi untuk membuat tanggul di Danau Tempe, airnya dipompa (didorong) ke atas dan disalurkan lagi sebagai air untuk mengairi kurang lebih 18.000 hektare,” jelas dia.

Untuk diketahui, program padat karya tunai di Kabupaten Wajo ini menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 60 orang dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari.

Tenaga kerja yang diserap dalam proyek ini diberikan upah sebesar Rp80 ribu per harinya untuk pekerja dan Rp120 ribu per harinya untuk tukang.

inl

LEAVE A REPLY