Ada 1.081 PNS DKI Jakarta Datang Terlambat Pada Hari Pertama Kerja

0
556
Ilustrasi
Ilustrasi

Nawacita – Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta K Sulistyowati mengatakan, ada sekira 1.081 pegawai negeri sipil (PNS) yang datang tertambat pada hari pertama kerja usai cuti Lebaran selesai. Data itu merupakan hasil input oleh operator yang bertugas mengurus absensi PNS.

“1.081 itu yang belum datang sama yang sudah datang, tapi terlambat. Ini sedang diinput operator. Sementara kita anggap terlambat,” kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2018).

Ia menambahkan, bila terhitung hingga pukul 16.00 WIB nanti mereka tak juga hadir, bisa dipastikan pihaknya tak akan mencairkan tunjangan kinerja daerah (TKD) kepada PNS yang nakal tersebut. Hal itu merupakan bentuk penegakan disiplin yang malas-malasan dalam bekerja.

“Misalnya Rp12 juta TKD-nya itu kalau misalnya hari ini tidak masuk dia akan kena hukuman disiplin tidak dapat TKD satu bulan,” jelasnya.

Apabila mereka hanya datang telat, maka PNS itu masih berhak menerima TKD. Tapi, akan dilakukan pemotongan yang dihitung dari berapa lamanya mereka terlambat.

“Jadi sistem menghitung. Satu hari dipotong lima persen nah. Satu hari dihitung lima jam. Terlambat 2 jam berarti 2 persenlah dari TKD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKD DKI Jakarta, Syamsuddin Lologau menjelaskan, pihaknya belum bisa menyebutkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mana yang menyumbang PNS telat terbanyak. Sebab, data yang masuk hanya sekarang berasal dari nomor induk pegawai.

“Wah kita kan di sini tarik keseluruhan. Jadi belum terlihat SKPD ini banyak yang tidak masuk,” jelasnya.

Menurutnya, akibat ulah PNS yang nakal itu membuat pekerjaan masyarakat terbengkalai.

“Artinya, namanya tidak masuk banyak kegiatan yang tidak terselesaikaan kan begitu,” pungkasnya. dms

okezone

 

LEAVE A REPLY