Mendag Tambah Impor dari Palestina

0
350
Pemerintah targetkan perdagangan bebas dengan palestina bisa terlaksana tahun ini
Pemerintah targetkan perdagangan bebas dengan palestina bisa terlaksana tahun ini

Nawacita – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal membuka akses seluas-luasnya bagi produk asal Palestina. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, hal tersebut dilakukan berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo sebagai wujud dukungan Indonesia terhadap Palestina.

Kata Enggar, Indonesia tidak mempertimbangkan untung rugi dalam perdagangan dengan Palestina.

“Kita enggak peduli (potensi keuntungan), kita enggak pakai hitungan kalau untuk Palestina. Apalah keuntungan itu dibanding harga sebuah persahabatan,” ungkap Enggar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (23/5).

Sebelumnya, Indonesia dan Palestina telah menyepakati kerja sama perdagangan. Namun kerja sama tersebut akan lebih diperluas lagi dengan perjanjian kerja sama yang hari ini dibahas Enggar dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun.

Dalam perjanjian kerja sama tersebut nantinya produk-produk asal Palestina tidak akan dikenakan bea masuk. Hal yang sama juga berlaku bagi produk Indonesia yang diekspor ke Palestina.

“Berdasarkan perjanjian perdagangan sekarang, untuk sekatang kita perjanjikan boleh masuk dengan zero tariff,” ujarnya.

Sebagai tahap awal dari perjanjian tersebut, Indonesia menyetujui untuk mengimpor kurma dan minyak zaitun serta produk turunannya.

Mengutip data Kementerian Perdagangan, tahun lalu, Indonesia telah mengimpor kurma asal Palestina senilai USD 341 ribu. Atas permintaan Pemerintah Palestina, nilai tersebut akan ditambah lagi sesuai dengan perjanjian perdagangan. Rencananya perjanjian tersebut akan disahkan sekitar Juni hingga Agustus 2018.

kum

LEAVE A REPLY