29 Desainer Busana Muslim Temui Jokowi di Istana Bogor

0
333
Ilustrasi
Ilustrasi
Bogor, Nawacita – Sebanyak 29 desainer busana muslim yang mengikuti pagelaran Muslim Fashion Festival (Muffest) 2018 di Jakarta Convention Center pagi ini menyambangi Istana Bogor. Mereka datang untuk memenuhi undangan Presiden Joko Widodo.
Pantauan, Kamis (26/4), dari 29 desainer yang hadir terlihat aktris Dhini Aminarti turut hadir dalam pertemuan yang digelar di Ruang Garuda sekitar pukul 09.15 WIB. Sekitar pukul 09.20 WIB Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam masuk ke dalam ruangan.
Jokowi terlihat didampingi beberapa menteri seperti Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. Acara kemudian diawali dengan sambutan dari Jokowi.
“Kaget di Muffest seminggu lalu saya melihat ada sebuah potensi, ada sebuah kekuatan kita dari desainer, kemudian juga dari busana muslim yang kita lihat apabila nanti ini dibicarakan terus dalam rangka, terutama dalam rangka penguasaan pasar, baik di pasar dalam negeri maupun pasar-pasar ekspor,” kata Jokowi.
Dari hasil kunjungannya ke Muffest itu, Jokowi optimistis Indonesia bisa menguasai pasar busana muslim di dunia. Apalagi, menurut Jokowi, dalam satu tahun, nilai ekonomi dari industri fashion bisa mencapai Rp 166 triliun.
“Saya meyakini insyaallah kita bisa menjadi, memiliki kekuatan besar dalam menguasai pasar busana muslim dunia,” lanjut dia.
Untuk busana muslimnya sendiri, Jokowi menyebut nilai ekonominya sekitar Rp 54 triliun. Namun, Jokowi menyebut, dengan menyeriusi industri busana muslim, nilai ekonomi dari industri itu bisa semakin besar.
“Tetapi ini bisa diinjeksi lagi, terutama di pasar-pasar luar. Saya sudah sampaikan ke menteri untuk disiapkan, dibicarakan pagi ini untuk menyiapkan sebuah forum sehingga busana muslim kita lebih dikenal dan bisa menguasai pasar di negara lain,” ucap Jokowi.
Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Jokowi yakin kesempatan itu terbuka lebar. Namun sekali lagi, ia berharap ada kerja sama yang baik dari semua pihak.
“Baik antara desainer, pengusaha busana muslim, dan juga pemerintah bersama-sama. Pada pagi ini saya ingin mendapatkan masukan-masukan apa yang harus kita lakukan sehingga apa yang saya sampaikan bisa tercapai,” tuturnya.
Pada Kamis (19/4) pekan lalu, Jokowi membuka acara Muffest di Jakarta Convention Center. Saat itu, Jokowi mengatakan, masyarakat harus bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memasarkan produk-produk busana muslim.
“Kita saat ini hidup di era yang diwarnai beberapa perkembangan yang sangat mendasar, sangat dasar, mau tidak mau, suka tidak suka kita masuk, hidup di era teknologi, hidup di era globalisasi, era keterbukaan, persaingan dan kompetisi. Kita hidup di era lifestyle,” kata Jokowi.
Acara pertemuan antara Jokowi dengan 29 desainer busana muslim kemudian berlangsung tertutup untuk media. Hingga kini pertemuan tersebut masih berlangsung.
kum

LEAVE A REPLY