KNKT Selidiki Penyebab Meledaknya Kapal Dishub DKI di Kepulauan Seribu

0
252
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno

Jakarta, Nawacita – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengaku masih belum bisa memastikan penyebab meledaknya kapal Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang meledak di Kepulauan Seribu.

Sandi menjelaskan, petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian masih menyelidikinya. Sehingga, ia meminta tak ada yang berspekulasi dan mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan keresahan di publik.

“Jadi kami tunggu hasil investigasi dan biar KNKT dan pihak yang berwenang memberikan laporan terhadap apa yang terjadi kemarin di Pulau Panggang,” kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2018).

Sandiaga memastikan kalau seluruh korban dari peristiwa nahas tersebut akan ditanggung oleh pemerintah daerah. Kini, dari sembilan orang yang menjadi korban, empat di antaranya sudah kembali ke rumah.

“Dan lima yang masih dirawat, kira-kira lima sampai tujuh hari kedapan (bisa pulang ke rumah). saya sudah sampaikan semua pelayanan terbaik, biaya ditanggung,” ujarnya.

Terkait dengan insiden itu, Sandiaga meminta Dishub DKI mengaudit seluruh transportasi laut yang melayani pelayaran ke Kepulauan Seribu.

“Kita meminta kepada Pak Kadishub (DKI Jakarta) dan Wakadishub untuk mengaudit semua layanan tarnsportasi laut,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2018).

Seperti diketahui, sebuah Kapal milik Dishub pada Minggu 22 april 2018 sekira pukul 10.20 WIB tiba-tiba mengalami kerusakan dibagian mesin dan kemudian meledak di Dermaga Utama Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. Kapal itu sedang menangkut peserta gerebek sampah yang diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian menyampaikan, awalnya kapal yang sehari-hari biasa mengangkut anak sekolah itu mengantarkan peserta gerebek sampah sekira pukul 08.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB pagi tadi.

“Pukul 09.30 WIB, acara selesai,” tutur Victor dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Akibatnya, sembilan korban yang dinyatakan luka-luka itu duduk dekat dengan bagian mesin Kapal. Mereka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Pulau Pramuka.

oke

 

 

 

 

LEAVE A REPLY