Tak Peduli Prabowo Ragu Nyapres, Golkar Tegaskan Konsisten Dukung Jokowi

0
247
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily

Jakarta, Nawacita – Partai Golkar tak peduli dengan sikap Prabowo Subianto yang dikabarkan ragu maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Golkar menegaskan bahwa mereka tetap komitmen mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres di pilpres nanti.

“Partai Golkar tetap konsisten mendukung Pak Jokowi,” kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada Okezone, Jumat (6/4/2018).

Terkait Prabowo yang belum mengumumkan diri maju kembali di Pilpres 2019, Ace menilai bahwa hal itu sepenuhnya hak dari Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. “Itu dikembalikan kepada Pak Prabowo sendiri,” ujarnya.

“Kalau Pak Prabowo memang punya kesungguhan untuk maju sebagai capres, tentu sangat terbuka peluangnya untuk menjadi kandidat capres,” lanjut Ace.

Dia menilai jika Prabowo maju sebagai capres maka akan lebih bagus, karena demokrasi akan lebih berwarna. “Bagi Partai Golkar, semakin banyak tokoh yang maju untuk pilpres semakin baik untuk demokrasi kita,” bebernya.

Golkar pada Pilpres 2014 merupakan salah satu partai pengusung Prabowo yang saat itu melawan Jokowi. Golkar juga menganisiasi Koalisi Merah Putih, koalisi pendukung Prabowo yang kemudian pecah setelah Jokowi dari Koalisi Indonesia Hebat memenangkan pilpres.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno menilai sikap Prabowo Subianto yang belum mendeklarasikan diri maju ke Pilpres 2019 bukan sebuah keraguan, melainkan hanya trik politik.

“Dalam politik semua terencana, by design. Enggak asal-asalan by accident,” katanya.

Menurut Hendrawan, sikap Prabowo itu bagian dari antisipasi dan realistis. “Tak salah bukan? Demokrasi pada dasarnya merupakan kontestasi dari parpol dan tokoh untuk mobilisasi simpati. Jadi sah-sah saja,” tuturnya.

Prabowo memang sempat dikabarkan akan berduet dengan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Beberapa partai pendukung Jokowi seperti Golkar dan PPP setuju jika kedua tokoh berpasangan di pemilu nanti.

Tapi, Gerindra tak sepakat karena Prabowo dinilai masih kuat untuk bertarung sebagai calon presiden. Nah, Prabowo sendiri belum menyatakan diri secara terbuka untuk maju di Pilpres. Bahkan, beberapa kali deklarasi dirinya sebagai capres dilakukan Gerindra, Prabowo tak hadir.

okezone

 

LEAVE A REPLY