Enggartiasto: E-Commerce Prioritaskan Produk Lokal

0
263
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Jakarta, NawacitaMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengimbau, perusahaan e-commerce agar mengutamakan produk lokal atau dalam negeri. Jangan hanya menjual produk asing alias impor.

“Sepeti yang disampaikan jujur oleh blibli.com, kami apresiasi. Bahwa lebih dari 90% yang dijual itu produk luar (negeri). Jadi hanya 10% kira-kira yang produk dalam negeri,” kata Enggar di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Dengan kondisi ini, ia mengatakan, akan duduk bersama-sama dengan pengusaha membicarakan hal ini. Tujuannya agar pengusaha itu bisa menjual produk Usaha Menengah Kecil (UKM) hasil produksi dalam negeri.

“Besok saya akan undang market place yang besar-nesar dulu agar mereka memberikan prioritas pada produk-produk dalam negri,” ujar dia.

Dalam pertemuan itu, kata Enggar, pihaknya akan membicarakan soal persentase produk yang dijual oleh e-commerce. Namun dia, belum bisa mengatakan berapa persen produk dalam negeri yang harus dijual.

“Belum tahu, jangan ada sesuatu yang kami tetapkan kemudian kami paksakan,” ujar dia.

Diketahui performa e-commerce Blibli.com semakin meningkat sejak berdiri pada 2011 lalu. Hal tersebut terlihat dari jumlah produk yang dijual oleh e-commerce yang identik dengan warna putih dan biru ini.

CEO Blibli.com Kusumo Martanto mengatakan saat awal berdiri produk yang dijual hanya 3.000 macam produk, sedangkan saat ini produk yang dijual sudah mencapai 2,5 juta ragam produk.

Dari produk itu, Kusumo mengakui 2,5 juta barang yang dijual produk lokal hanya mencapai 50 ribu hingga 100 ribu produk. Produk tersebut berasal dari 5.000 usaha kecil dan menengah (UKM) atau produsen lokal.

“Dari 2,5 juta lokal produsen itu hanya 50 sampai 100 ribu. Masih kecil memang. Memang dilihat banyak tapi masih kecil,” kata Kusumo.

Ke depan, Enggar bilang, kemendag akan
membuka lebih banyak kesempatan kepada UKM lokal untuk bekerjasama menjual barangnya di Blibli.com bahkan diharapkan bisa menjadi eksportir barang ke luar negeri.

inlh

LEAVE A REPLY