BPS Catat Ekspor Desember 2017 Merosot 3,45%

0
390
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto

Jakarta, NawacitaBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang Desember 2017 mengalami kemerosotan sebesar 3,45% atau secara nilai US$14,79 miliar dibandingkan dengan November 2017 yang sebesar US$15,28 miliar.

“Pada bulan Desember 2017 nilai ekspor US$14,79 miliar, menurun 3,45% dibandingkan posisi total ekspor pada bulan November 2017,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto saat konfrensi pers di Kantornya, Senin (15/1/2018).

Meskipun mengalami penurunan, Kecuk mengungkapkan nilai ekspor Indonesia jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, jauh lebih baik. Dimana pada Desember 2016 nilai ekspor Indonesia hanya US$13,83 miliar.

“Tetapi dengan Desember 2016 ekspor kita tumbuh 6,39% menunjukan kinerja yang baik, secara total lumayan menggembirakan,” katanya.

Kecuk juga bilang, share paling banyak dari ekspor Indonesia masih didominasi dari sektor nonmigas yang mencapai 90% sementara untuk sektor migas sebesar 10%. Di mana sektor nonmigas menyumbang US$13,38 miliar dan sektor migas meyumbang US$1,51 miliar.

“Eskpor nonmigas masih mendominasi sebesar 90% dan sisanya sektor migas. Eskpor nonmigas paling besar dari sektor industri sebesar 68,83%, sektor tambang 18,10%, dan pertanian sebesar 1,86%,” paparnya.

Sementara untuk tujuan ekspor negara Tiongkok masih menjadi nomer satu dengan nilai US$21,32 miliar, Amerika Serikat (AS) US$17,14 miliar, Jepang US$14,70 miliar.

Untuk ekspor kawasan, Asean menjadi nomer satu dengan total eskpor mencapai US$33,03 miliar dan disusul oleh kawasan Uni Eropa sebesar US$16,29 miliar.

inlh

LEAVE A REPLY