Pilkada Serentak 2018, Demokrat Minta Pemerintah Bersikap Netral

0
270
Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo
Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo

Jakarta, Nawacita – Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo menyarankan kepada seluruh kandidat bakal calon kepala daerah dan tim sukses termasuk partai politik pendukungnya untuk melakukan pakta damai atau kesepakatan damai saat Pilkada Serentak 2018.

“Kami mendukung misalnya semua kandidat termasuk parpol meneken yang namanya pakta damai, damai itu tidak hanya di mulut atau ujung tapi juga implementasi sikap dan gerakan mereka masing-masing,” kata Roy, Selasa (2/1/2018).

Menurut dia, kuncinya agar proses Pilkada Serentak 2018 berjalan dengan kondusif dan damai itu aparat pemerintah harus menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada salah satu kandidat baik TNI, Polri maupun pemerintah.

“Kalau disitu aparat pemerintah netral, aparat TNI/Polri netral didukung Bawaslu, Panswaslu tidak memiliki kemiringan terhadap salah satu calon. Tentunya saya kira keramaian juga tidak akan terjadi,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini.

Karena, kata Roy, masyarakat Indonesia sekarang sudah sangat kondusif kondisinya dan biasanya bisa terjadi kegaduhan karena adanya keberpihakan, menimbulkan hoax, menimbulkan berita bohong.

“Akibatnya, kalau pepatah Jawa kita berharap yang menang tidak perlu menjatuhkan yang kalah (menang tanpa ngarosake), tidak perlu menyerang dengan jumawa membawa banyak pasukan. Itu falsafahnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, KPU RI sudah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada Serentak 2018 yaitu pada 27 Juni 2018. Rencananya, ada 171 daerah yang mengikuti Pilkada 2018.

Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada di 2018. Beberapa provinsi di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pilkada serentak tahun 2018 akan lebih besar daripada Pilkada sebelumnya.

inlh

LEAVE A REPLY