Menghadapi Tantangan Bangsa dan Negara

0
207

Globalisasi memiliki nilai-nilai positif namun juga memiliki nilai-nilai negatif. Untuk menyaring nilai-nilai negatif maka kita harus berpedoman pada nilai-nilai Pancasila, karena nilai-nilai Pancasila sesuai dengan situasi dan kondisi bangsa Indonesia. Jika kita mengambil nilai-nilai negatif globalisasi, maka yang akan terjadi adalah kaburnya jati diri bangsa Indonesia dan masuknya kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Hal ini disampaikan oelh Edhy Prabowo pada saat memberikan materi sosialisasi empat pilar, (26/11) di Palembang

“Globalisasi merupakan salah satu hal yang harus dihadapi  oleh berbagai bangsa di dunia, termasuk Indonesia,” ujarnya

Wakil ketua Badan Sosialisasi MPR RI ini menambahkan bahwa Pancasila sangat mungkin mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Namun demikian faktor penguasa maupun rakyatnya, sangat menentukan dalam mengukur kemampuan sebuah ideologi dalam menyelesaikan berbagai masalah.

Lanjut Edhy Prabowo menjelaskan, sebaik apapun sebuah ideologi tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang baik, hanyalah angan-angan belaka.

“Pancasila, sekarang dan dimasa-masa yang akan datang penting bagi paradigma ke arah pembangunan yang baik di segala bidang kehidupan. Jati diri atau kepribadian bangsa Indonesia yang religius, ramah tamah, kekeluargaan dan musyawarah, serta solidaritas yang tinggi, akan mewarnai jiwa pembangunan Naional,” tandasnya

“Landasan dan pijakan bangsa Indonesia tidak lain adalah Pancasila. Jadi Pancasila dalam era globalisasi ini harus dijadikan landasan berpijak bagi kehidupan bangsa Indonesia yang plural ini,” pungkasnya (udi)

LEAVE A REPLY