Tjahyo Kumolo Sebut Pilkada Aman Kalau KPU Berani Bertindak Tegas

0
593
Pilkada Serentak 2018.
Pilkada Serentak 2018.

Nawacita – Tjahyo Kumolo Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengatakan, KPU dan Bawaslu harus mempunyai keberanian menindak perserta Pilkada, yang keluar dari aturan main.

Karena payung hukum KPU bertindak tegas terhadap peserta Pilkada yang melanggar aturan sudah ada yakni Undang-undang Pemilu / Pilkada yang sudah dijabarkan peraturan KPU, kata Mendagri di Kantor Kemendagri, Rabu (25/10/2017).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jangan sampai melakukan pembiaran terhadap pelanggaran Pilkada, seperti kampanye hitam, menebar kebencian dan Sara.

Bila KPU tegas, berani mendiskualifikasi pasangan peserta Pilkada yang melanggar aturan yang erat hubungannya dengan kampanye, Bawaslu tegas dan aparat kepolisiannya juga tegas, Mendagri optimis, Pilkada Serentak 2018 di 171 daerah, Pemilu serta Pilpres 2019 akan berlangsung aman, tanpa kegaduhan.

Menyikapi pernyataan Mendagri, Arief Budiman, Ketua KPU RI, mengatakan pelanggaran terhadap Undang-undang Pemilu, seperti politik uang, kampanye hitam, menebar kebencian dan fitnah pada pasangan calon lain, biasanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bisa dijangkau KPU. Yakni orang-orang yang tidak masuk dalam struktur tim pemenangan pasangan calon.

Karena itu KPU, Bawaslu dan aparat Kepolisian harus bersinergi, tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan Pilkada Serentak 2018.

ssby

LEAVE A REPLY