Alasan DPR Minta Anggaran ke Luar Negeri Naik Rp 141,8 Miliar

0
375
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan

JAKARTA, Nawacita Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyatakan, usulan kenaikan anggaran kunjungan kerja luar negeri DPR pada RAPBN 2018 disebabkan kenaikan kurs dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.

Karena itu, ia menganggap wajar usulan kenaikan anggaran kunker dari Rp 201,7 miliar menjadi Rp 343,6 miliar.

“Tapi sekali lagi ini jangan men-disputed kemana-mana, bentuknya masih draf. Tapi konteks secara keseluruhan, secara gelondongan, secara makro, tentunya ini masih dalam bentuk draf,” kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Taufik menambahkan, saat ini ada kenaikan nilai tukar dollar AS terhadap rupiah dari Rp 13.000 per dollar AS menjadi Rp 13.500 per dollar AS.

Ia juga membantah kenaikan dana kunjungan luar negeri karena peningkatan intensitas kunjungan.

“Kalau intensitas kunker tidak ada perubahan, artinya sepanjang yang ada di tatib (tata tertib) itu kaitan dengan kaidah dan menyesuaikan program target prolegnas (program legislasi nasional),” lanjut politisi PAN itu.

DPR menganggaran kunjungan luar negeri sebesar Rp 343,6 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Angka tersebut naik sekitar Rp 141,9 ari tahun ini yakni sebesar Rp 201,7 miliar.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Anton Sihombing menuturkan, kenaikan anggaran tersebut salah satu alasannya adalah karena sempat adanya moratorium kunker luar negeri pada DPR masa kepemimpinan Ade Komarudin.

“Dulu kan sempat moratorium ke luar negeri,” kata Anton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Di samping moratorium, alasan lainnya adalah perubahan kurs nilai tukar rupiah dan penyesuaian Sumber Daya Manusia.

Menurut dia, kunker luar negeri sangat dibutuhkan. Ia pun menyayangkan respons publik yang meributkan kenaikan anggaran kunker luar negeri DPR namun tak meributkan anggaran kunker lembaga lain.

“Itu keputusan. Kalau udah keputusan kan kami jalankan. Eselon IV ke luar negeri enggak diributin. Anggota DPR diributin,” tutur Politisi Partai Golkar itu.

kmp

LEAVE A REPLY