Tiga Komisioner Bawaslu Jatim Berpamitan

0
351
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)

Nawacita – Tiga komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur berpamitan dan berterima kasih kepada masyarakat karena akan mengakhiri masa jabatan pada pertengahan September 2017 mendatang. Tiga komisioner yang akan purna tugas tersebut adalah Sufyanto, Ketua Bawaslu; serta dua anggota yakni Sri Sugeng Pujiatmiko, dan Andreas Pardede.

“Kami mohon izin pamit dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kinerja Bawaslu Jatim selama lima tahun ini,” ujar Sufyanto Ketua Bawaslu Jawa Timur, Selasa (29/8/2017). Sufyanto dan dua rekannya setidaknya dilantik menjadi Bawaslu pada 21 September 2012 oleh Bawaslu RI di Jakarta.

Dari tiga anggota Bawaslu, Sufyanto memang berniat untuk mengakhiri jabatannya. Sedangkan dua orang yakni Sri Sugeng dan Andreas Pardede sebenarnya kembali mendaftarkan diri, namun gagal pada tahap seleksi wawancana untuk menentukan enam nama yang lolos seleksi.

Sufyanto berharap jika masih ada masyarakat yang memiliki masukan dan tidak puas atas kinerja Bawaslu, diharapkan segera menyampaikannya ke Bawaslu sehingga selama tiga minggu sebelum masa tugas mereka berakhir bisa dilakukan proses pembenahan.

Dalam kesempatan ini, Sufyanto juga berterima kasih kepada Soekarwo Gubernur dan Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur, serta kepada Kapolda, Pangdam V/Brawijaya serta para pemangku kebijakan lainnya yang selama ini turut membantu dan mendukung Bawaslu. “Saya akan kembali ke kampus mengajar di Unmuh,” ujar Sufyanto.

Begitu juga komisioner lainnya, Andreas Pardede, yang mengaku kembali ke masyarakat sembari memikirkan aktivitas selanjutnya. Sedangkan, Sri Sugeng Pujiatmiko yang ditemui terpisah mengaku akan kembali menjadi seorang pengacara sesuai profesi yang digelutinya sebelum menjabat komisioner Bawaslu Jawa Timur.

Sementara itu, ketiganya akan diganti oleh tiga komisioner baru yang saat ini masih dilakukan proses seleksi terakhir oleh Bawaslu RI, sekaligus mengerucutkan enam nama menjadi tiga nama.

ssby

LEAVE A REPLY