Kementerian Pertanian berkomitmen hentikan impor benih-bibit

0
445
Menteri Pertanian Amran Sulaiman

Jakarta,Nawacita.co – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah berkomitmen menghentikan impor benih dan bibit tanaman pangan guna mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan nasional.

“Kalau bisa, kita hentikan impor ini. Kita komitmen, jangan biarkan impor bibit masuk Indonesia,” katanya pada Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) 2017-2022 di Jakarta, Senin.

Amran mengatakan benih dan bibit memiliki peran strategis dalam mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan nasional.

“Salah benih, penyesalan bisa bertahun-tahun setelah menghasilkan. Kalau di sawit, setelah empat tahun baru penyesalan. Makanya ini sangat penting,” katanya.

Amran akan mendorong sinergi pemerintah dengan MPPI dalam pengadaan bibit dan benih pangan nasional karena menilai organisasi itu memiliki peran strategis karena anggotanya dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha hingga birokrat.

“Ke depan rencana pengadaan bibit dan benih pangan kami ingin sinergi dengan MPPI untuk mengawal benih ini,” katanya.

Upaya MPPI

Dewan Pengurus Pusat MPPI periode 2017-2022 yang dikukuhkan meliputi 73 orang. Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron terpilih menjadi Ketua Umum MPPI.

“Kami mengonsolidasikan seluruh potensi, niat kami bagaimana memberikan kontribusi besar dan positif terhadap harapan yang ingin dicapai khususnya menuju swasembada pangan dan bahkan pada 2045 ingin menuju dapurnya dunia,” katanya.

Herman menuturkan selama ini pelaku usaha benih dan bibit saling bertarung dan berjalan masing-masing sehingga mimpi mewujudkan swasembada pangan masih sulit dicapai.

“Kunci sukses swasembada, kedaulatan dan kemandirian pangan ada di benih karena benih adalah sumber kehidupan. Istilahnya bibit, bebet, bobot, benih memegang peran penting,” katanya.

Ia menambahkan MPPI akan bersinergi dengan pemerintah dalam menentukan prioritas penyediaan bibit dan benih.

“Dengan kerja sama pemerintah, penangkar ada kepastian pasar, kepastian usaha, pemerintah juga akan menampung. Kami sebagai pelaku juga bisa mengembangkan usaha sekaligus mengembangkan varietas-varietas baru,” katanya.

antara

LEAVE A REPLY